Ahli Singapura Usulkan Vaksinasi Covid-19 Digelar Rutin Tahunan – AEOmedia

  • Whatsapp
Ahli Singapura Usulkan Vaksinasi Covid-19 Digelar Rutin Tahunan

AEOmedia.com: Ahli Singapura Usulkan Vaksinasi Covid-19 Digelar Rutin Tahunan, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Ahli Singapura Usulkan Vaksinasi Covid-19 Digelar Rutin Tahunan, Kami merangkum berita terkini dari luar negri ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Ahli Singapura Usulkan Vaksinasi Covid-19 Digelar Rutin Tahunan.

– – Para ahli di Singapura menilai bahwa vaksinasi Covid-19 secara berkala sebaiknya menjadi suatu kondisi rutin di era normal baru. Para ahli mengusulkan vaksinasi Covid-19 menjadi jadwal imunisasi nasional tahunan.

Read More

“Pada titik tertentu, kita akan melihat Covid-19 dimasukkan sebagai bagian dari jadwal imunisasi nasional kita untuk orang dewasa dan anak-anak, dan mungkin kita akan membutuhkan suntikan booster secara teratur dari waktu ke waktu untuk memastikan kita terus terlindungi, terutama dari segala varian baru yang muncul,” kata Dekan Saw Swee Hock School of Public Health di National University of Singapore, Profesor Teo Yik Ying dalam diskusi panel langsung yang diselenggarakan oleh The Straits Times.

“Suatu saat nanti akan ada orang yang akan terinfeksi, seperti TBC atau tetanus. Kebanyakan bahkan mungkin tidak tahu bahwa mereka telah terinfeksi,” katanya seperti dilansir dari Straits Times, Kamis (3/6).

Baca :  Ulama Tiongkok Doakan Pandemi Covid-19 di Indonesia Segera Berakhir - AEOmedia

Tetapi yang terpenting, lanjutnya, seseorang yang terinfeksi Covid-19 tidak lagi menanggung risiko dirawat di rumah sakit atau berpotensi meninggal karenanya. Pandangan itu dibagikan oleh Prof Lisa Ng, direktur eksekutif dari Agency for Science, Technology and Research (A*Star) Infectious Diseases Labs.

“Coronavirus adalah virus RNA yang sangat besar, sehingga pasti memiliki mutasi sesekali karena virus terus menyebar dan berevolusi. Tetapi, sebenarnya sangat penting untuk dicatat bahwa sebagian besar mutasi sebenarnya tidak berbahaya dan tidak selalu menyebabkan lebih parah,” katanya.

Sekarang, lanjutnya, data telah menunjukkan bahwa sementara mutasi ini lebih menular, meski tidak selalu lebih mematikan. Sehingga pada akhirnya, Covid-19 akan menjadi endemik, seperti flu biasa dan infeksi saluran pernapasan lainnya.

Baca :  Penderita Down Syndrome Eksis di Tengah Keterbatasan - AEOmedia

Dia mengatakan bahwa akan berguna untuk mendapatkan suntikan booster yang telah diperbarui dengan varian baru yang berbeda, seperti bagaimana suntikan vaksin flu diperbarui secara berkala. Sementara itu, para ilmuwan perlu terus memperbarui urutan semua varian baru yang muncul sehingga sistem deteksi dan pengujian akan tetap kuat dan cukup sensitif untuk mendeteksi virus bahkan pada pasien tanpa gejala.

Chief Executive Officer Consortium for Clinical Research and Innovation, Singapura, dr. Danny Soon memperingatkan bahwa pandemi masih jauh dari selesai, karena bisa jadi menular di antara orang-orang yang tidak divaksinasi. “Sangat sedikit orang yang divaksinasi menjadi sakit parah atau meninggal karena penyakit ini,” katanya.

Baca :  Pandemi Covid-19 dan Lockdown Memperparah Nasib Pekerja Anak - AEOmedia

Singapura saat ini memperketat tindakan lebih lanjut, menghentikan makan di tempat makan dan menerapkan pembelajaran berbasis rumah untuk siswa, di antara pembatasan lainnya. Hal itu dilakukan karena mutasi virus terus mengancam.

“Orang yang terinfeksi varian memiliki viral load yang jauh lebih tinggi, dan masa inkubasi juga jauh lebih bervariasi dibandingkan dengan virus sebelumnya, karena seseorang dapat menular hanya satu atau dua hari setelah terinfeksi, atau setelah lebih dari 14 hari,” kata Teo.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts