Awas Barang Palsu, Kenali Ciri Masker N95 dan KN95 Layak Pakai – AEOmedia

0
61
Awas Barang Palsu, Kenali Ciri Masker N95 dan KN95 Layak Pakai

AEOmedia.com: Awas Barang Palsu, Kenali Ciri Masker N95 dan KN95 Layak Pakai, beraneka ragam berita sehat itu mudah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Awas Barang Palsu, Kenali Ciri Masker N95 dan KN95 Layak Pakai.

– Selama masa pandemi Covid-19, salah satu upaya untuk mencegah penularan adalah menggunakan masker. Namun telah beredar di masyarakat terkait isu masker palsu yang dikhawatirkan membuat seseorang rentan tertular virus SARS-CoV-2.

Pada awal pandemi terjadi kelangkaan ketersediaan masker medis. Saat ini telah lewat setahun pandemi Covid-19 sudah ada 996 industri masker medis yang sudah memiliki nomor izin edar dari Kementerian Kesehatan.

Baca :  Zona merah corona 4 April 2021 naik, Bali dan Kalteng paling banyak - AEOmedia

“Kalau sudah mendapatkan izin edar dari Kemenkes artinya masker ini dikategorikan sebagai masker bedah atau masker N95 atau KN95 yang dikategorikan sebagai alat kesehatan,” kata Plt Dirjen Farmalkes, drg. Arianti Anaya, MKM, dalam konferensi pers, Minggu (4/4).

Ia mengimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam memakai masker. Pasalnya saat ini telah beredar masker palsu yang dapat meningkatkan kerentanan penularan virus SARS-CoV-2.

Menurut Arianti, jenis masker medis adalah masker bedah dan masker respirator. Masker bedah berbahan material berupa Non-Woven Spunbond, Meltblown, Spunbond (SMS) dan Spunbond, Meltblown, Meltblown, Spunbond (SMMS).

Masker tersebut digunakan sekali pakai dengan tiga lapisan. Penggunaannya menutupi mulut dan hidung.

Lain halnya dengan masker respirator atau biasa disebut N95 atau KN95. Biasanya masker respirator ini menggunakan lapisan lebih tebal berupa polypropylene, lapisan tengah berupa elektrete atau charge polypropylene.

Baca :  Negara Cina Uji Vaksin Covid-19 Tahap 3 di UEA

Masker jenis ini memiliki kemampuan filtrasi yang lebih baik dibandingkan dengan masker bedah. Biasanya masker respirator ini digunakan oleh pasien yang kontak langsung dengan pasien Covid-19 dan selalu digunakan untuk perlindungan tenaga kesehatan.

Ketika produk masker sudah mendapatkan izin edar dari Kementerian Kesehatan, maka masker tersebut telah memenuhi persyaratan mutu keamanan dan manfaat. Antara lain telah lulus uji Bacterial Filtration Efficiency (BFE), Partie Filtration Efficiency (PFE), dan Breathing Resistence sebagai syarat untuk mencegah masuknya dan mencegah penularan virus serta bakteri.

“Masker medis harus mempunyai efisiensi penyaringan bakteri minimal 95 persen,” tutur drg. Arianti.

Kemenkes, lanjutnya, selain memberikan izin edar masker juga terus melakukan pengawasan di peredaran terhadap produk-produk yang sudah memiliki izin edar. Untuk menindaklanjuti masker yang beredar ilegal, Kemenkes melakukan upaya melalui mekanisme kerja sama dengan aparat hukum.

Baca :  Kabar Duka, 1 Dokter Lagi Meninggal Saat Tangani Corona

Masker N95 dan KN95 untuk kebutuhan medis dan nonmedis secara fisik sulit dibedakan secara fisik. Itu baru bisa dilihat setelah dilakukan pengujian.

Oleh karena itu, untuk menghindari kesalahan pemilihan masker medis maka tenaga kesehatan dan masyarakat diimbau agar membeli masker medis yang sudah memiliki izin edar alat kesehatan dari Kemenkes. Izin edar biasanya tercantum pada kemasan atau dapat juga diakses di infoalkes.kemkes.go.id.

Kesimpulan
Dari sedikit kabar di atas semoga memberikan tambahan pandangan seputar dunia kesehatan dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Awas Barang Palsu, Kenali Ciri Masker N95 dan KN95 Layak Pakai Ini menjadikan anda makin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here