Satgas Covid-19 umumkan virus baru E484K: Mutasinya cepat ada di RI – AEOmedia

0
44
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito (kiri)

AEOmedia.com: Kami merangkum berita terbaru Sehat itu Penting dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Satgas Covid-19 umumkan virus baru E484K: Mutasinya cepat ada di RI.

Virus corona baru E484K lebih cepat bermutasi.

Setelah ramai diperbincangkan varian virus corona B117. Kini pemerintah Indonesia mengumumkan bahwa ada varian virus corona covid-19 baru selain B117.

Varian baru virus Corona bernama E484K badan kesehatan dunia (WHO) melaporkan adanya 70 persen pasien di rumah sakit di Tokyo, Jepang, yang terinfeksi virus Corona varian E484K itu.

Dilansir laman Reuters, mutasi ini ditemukan pada 12 dari 36 pasien dalam kurun waktu dua bulan terakhir.

Anehnya, rata-rata pasien yang terjangkit diketahui tidak pernah bepergian ke luar negeri atau kontak langsung dengan pasien yang punya varian virus serupa.

Ketadangan virus baru ini direspons oleh Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito. Ia mengungkapkan, varian E484K ternyata hasil mutasi dari varian B.1.1.7.

Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito (kiri). Foto Dokumen BNPB.

“Mutasi E484K itu yang terjadi pada protein spike adalah mutasi yang sama seperti ditemukan pada varian Afrika Selatan dan Brasil,” ujar Wiku dilansir dari laman YouTube Sekreteriat Presiden yang Senin 5 Maret 2021.

Wiku juga membenarkan bahwa varian baru ini memiliki kemampuan lebih cepat untuk menular berdasarkan berbagai penelitian terkini.

Menyikapi kondisi terbaru ini, Wiku menegaskan, pemerintah akan meningkatkan pengurutan genom atau whole genome sequencing agar dapat memetakan varian Covid-19 apa saja yang masuk ke Indonesia.

“Sambil juga mempertahankan proses screening pada saat WNA atau WNI masuk ke Indonesia,” kata dia.

Wiku juga meminta masyarakat tidak bosan mematuhi protokol kesehatan dalam setiap aktivitas yang dilakukan.

Kepatuhan menjalankan protokol kesehatan ini, menurut dia, merupakan upaya mencegah penularan Covid-19 dengan varian-varian baru.

Virus E484K diumumkan pertama kali bisa melemahkan respons imun

Sebelumnya, Lawrence Young, ahli virologi dan profesor onkologi molekuler di Universitas Warwick, Inggris mengatakan, mutasi E484K dapat melemahkan respons imun dan memengaruhi umur dari respons antibodi penetral.

“Jadi, varian B.1.1.7 yang membawa mutasi E484K mungkin lebih berdampak lebih parah ketika seseorang terinfeksi ulang,” ujar dia.

Sejumlah penelitian lain menunjukkan, vaksin yang beredar saat ini belum terbukti bekerja optimal pada mutasi Eek ini.

Lansia Vaksin foto: Pixabay.

Dikutip dari BMJ, uji klinis oleh Novavax dan Johnson & Johnson menunjukkan, vaksin baru mereka kurang efektif di Afrika Selatan dibandingkan dengan di Inggris atau Amerika Serikat.

Hal ini diprediksi ada kaitannya dengan tingginya virus yang membawa mutasi E484K.

Meski demikian, Novavax juga melaporkan 60 persen kemanjuran vaksinnya di Afrika Selatan, sehingga ada peluang untuk dilakukan desain baru agar lebih sesuai dengan kebutuhan.

Sementara itu, Tim Oxford AstraZeneca sedang memperbarui vaksin agar lebih efektif melawan mutasi tersebut, salah satu opsinya berupa penguat dosis terbaru dan akan dirilis ke pasaran tiap tahun.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan pengetahuan anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Satgas Covid-19 umumkan virus baru E484K: Mutasinya cepat ada di RI Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan sangat mudah dapat info detail dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here