Gandeng BPR, pembiayaan fintech di luar Jawa dipredikasi capai 20% di tahun 2022 – AEOmedia

0
40
arrow daftar

AEOmedia.com: Gandeng BPR, pembiayaan fintech di luar Jawa dipredikasi capai 20% di tahun 2022, pada kesempatan kali ini AEOmedia.com akan membahas topik lain yaitu tentang Gandeng BPR, pembiayaan fintech di luar Jawa dipredikasi capai 20% di tahun 2022, Kami merangkum informasi ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Gandeng BPR, pembiayaan fintech di luar Jawa dipredikasi capai 20% di tahun 2022.

ILUSTRASI. Kerjasama pembiyaan fintech dan BPR sudah memiliki pedoman dari OJK

Sumber Reporter dari: Ferrika Sari | Sumber Editor dari: Anna Suci Perwitasari

AEOmedia.com – JAKARTA. Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia (AFPI) berharap kerjasama fintech lending dengan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) bisa meningkatkan pembiayaan di luar pulau jawa hingga 20% dari total pembiayaan pada tahun 2022.

“Kerjasama ini dapat menjadi jalan bagi pencapaian penyaluran di luar Jawa sebesar 20% dari selama ini masih 15%,” kata Direktur Eksekutif AFPI Kuseryansyah, Senin (5/4).

Hal ini seiring dengan terbitnya pedoman kerja sama antara fintech dan BPR oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Januari lalu. Dalam pedoman tersebut, OJK mengatur dua skema kerja sama yakni channeling dan referral.

Baca :  Ini makanan dan minuman yang efektif menurunkan kolesterol - AEOmedia

Ia menyebut, panduan tersebut sudah ditunggu – tunggu industri. Sebelum pandemi, banyak fintech yang sudah menginisiasi kerjasama dengan BPR. Namun sempat mengalami keterlambatan pada awal masa pandemi.

Bagi fintech, kerjasama dengan BPR dapat membantu memperluas pendanaan di luar jawa, karena jaringan BPR tersebar di seluruh Indonesia. Sebaliknya bagi BPR, penggunaan teknologi digital dan data alternatif dapat menghubungkan mereka dengan debitur yang selama belum tersentuh akses bank.

Salah satu pemain, Akseleran telah didukung oleh 150.000 lebih pemberi pinjaman (lender) perorangan yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Dengan lebih dari 15 lender institusi yang berasal dari lembaga jasa keuangan (LJK) lainnya termasuk Bank BCA, Bank JTrust, Bank Mandiri dan Bank Jago.

Hingga akhir Februari kemarin, total penyaluran pinjaman dari seluruh lender institusi sudah lebih dari Rp 500 miliar. Melalui pencapaian itu, perusahaan akan menggandeng lebih banyak institusi sebagai pemberi pinjaman seperti BPR.

Baca :  Sri Mulyani ngobrol via telepon dengan Menkeu AS, ini yang dibicarakan - AEOmedia

“Kami akan terus membuka pintu untuk dapat melakukan kerja sama dengan LJK yang lain termasuk menambah jumlah partner BPR melalui skema loan channeling,” CEO & Co-Founder Akseleran Ivan Tambunan.

Secara total kumulatif, Akseleran berhasil menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp 2,2 triliun dalam 2.500 pinjaman hingga pertengahan Maret 2021. Hal ini juga didukung dengan rasio NPL tetap terjaga di angka 0,13%.

Adapun lima sektor usaha terbesar yang memperoleh pinjaman usaha dari Akseleran yaitu engineering atau construction, business & consumer services, ritel (online), mining, power & related energy, dan oil & gas. Sebanyak 70% pinjaman Akseleran berbentuk invoice financing dan sisanya pra-invoice financing.

“Mengacu dari rasio NPL, terbukti bahwa produk pinjaman invoice financing lebih aman karena tingkat kredit macet yang rendah. Ini juga turut menopang rendahnya total NPL kumulatif Akseleran di bulan Februari 2021 yang turun hingga sebesar 0,62% dari Februari 2020,” lanjutnya.

Baca :  Korea Utara dikabarkan akan uji coba senjata baru, AS semakin waswas - AEOmedia

Terlebih, perusahaan selalu menerapkan penilaian kredit yang prudent dan fokus kepada arus calon peminjam. Seluruh pinjaman juga sudah terproteksi oleh asuransi kredit yang melindungi 90% pokok pinjaman tertunggak.

DONASI, Dapat Voucer Gratis!

Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di AEOmedia Store.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan paham anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Gandeng BPR, pembiayaan fintech di luar Jawa dipredikasi capai 20% di tahun 2022 Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan gratisnya pengetahuan dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here