Isu Gubernur Papua, Pigai: Pejabat RI ke Singapura bagi uang rampok nggak diributkan – Viral & Trending – AEOmedia

0
34
Gubernur Papua, Lukas Enembe saat dideportasi

AEOmedia.com | Berita Terkini : Isu Gubernur Papua, Pigai: Pejabat RI ke Singapura bagi uang rampok nggak diributkan – Viral & Trending, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Isu Gubernur Papua, Pigai: Pejabat RI ke Singapura bagi uang rampok nggak diributkan – Viral & Trending, Kami merangkum berita ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Aktivis dan pegiat kemanusiaan, Natalius Pigai merespons soal Gubernur Papua, Lukas Enembe yang masuk ilegal ke Papua Nugini untuk berobat. Natalisu Pigai membandingkan dengan kelakuan pejabat RI ke Singapura untuk bagi uang rampok nggak dipermasalahkan.

Beberapa hari lalu Gubernur Lukas Enembe masuk ke Papua Nugini dengan ngojel ewat jalur tikus lho. Kasus ini jadi perhatian, sebab Gubernur Lukas sampai ketahun imigrasi Papua Nugini dan dideportasi ke Papua lho.

Pejabat RI bagi uang rampok aman saja

Gubernur Papua, Lukas Enembe saat dideportasi. Foto Antara/Evarukdijati

Natalius Pigai merespons kabar Gubernur Lukas dideportasi karena masuk ke Papua Nugini ilegal dengan ngojek lewat jalur tikus.

“Saya juga lihat Pejabat RI ke Singapura diam-diam, judi, ketemu pengusaha jahat, bagi uang rapok, Simpan uang korupsi, bawa wanita2 simpanan tapi tidak pernah ada yang ributkan,” tulis Pigai dalam cuitannya dikutip Senin 5 April 2021.

Menurutnya kelakuan pejabat RI itu beda kelasnya dengan upaya Gubernur Lukas ke Papua Nugini dengan cara ilegal. Ada kepentingan soal kesehatannya.

“Lukas berobat ke PNG sbg warga Papua diributkan. Ini yg namanya Papua phobia dan Rasisme,” tulisnya.

Kemendagri mengungkapkan Gubernur Lukas ke Papua Nugini tanpa mengantongi izin perjalanan sebagaimana ketentuan.

Dikutip dari Kompas TV, Mendagri Tito Karnavian menegaskan nggak pernah menghalangi kepala daerah yang ingin berobat ke luar negeri. Seharusnya kalau kondisinya urgen harus berobat ke luar negeri, Tito menyampaikan Gubernur Lukas mestinya ngontak saja kepadanya. Tito memastikan akan memberikan izin, walau surat izin menyusul nggak masalah.

Ngojek lewat jalur tikus

Gubernur Lukas Enembe sedang viral gara-gara dideportasi pemerintah Papua Nugini lho. Di media sosial topik Gubernur Enembe kabur. Jadi dia ngojek lewat jalan tikus, akhirnya Gubernur Papua diusir Papua Nugini

Si gubernur mengakui telah masuk ke wilayah Papua Nugini melalui ‘jalan tikus’ dan ngojek. Dalihnya sih dia ke Papua Nugini tanpa memasuki jalur resmi karena mau berobat penyakitnya gitu.

Gubernur Enembe berobat ke Papua Nugini dan kembali lagi ke Jayapura pada Jumat 2 April 2021 sekitar pukul 11.30 WIT melalui Pos Lintas Batas Nevada (PLBN) Skouw.

“Memang benar saya ke Vanimo 31 Maret, melalui jalan setapak dengan menggunakan ojek untuk berobat,” kata Enembe kepada ANTARA, di PLBN Skouw, Jayapura.

Gubernur mengakui memang salah karena masuk ke Papua Nugini melalui jalan tradisional atau jalan setapak namun itu dilakukan karena terpaksa yakni untuk berobat dan terapi akibat sakit yang ia alami.

Konsul RI di Vanimo Allen Simarmata mengatakan baru mengetahui keberadaan Gubernur Lukas Enembe pada Kamis 1 April 2021 dengan alasan mau berobat.

“Memang ada menerima laporan yang menyatakan Gubernur Enembe ke Vanimo untuk berobat dan masuk secara ilegal melalui jalan setapak,” kata Allen Simarmata sebelum kembali masuk ke wilayah PNG.

Gubernur Lukas Enembe yang selama berada di Vanimo didampingi Hendrik Abidondifu dijemput Konsul PNG untuk Konsul Jenderal Papua New Guinea Mr. Geoffrey. L. Wiri.

Saat kembali ke Jayapura, Gubernur Enembe nampak diantar Konsul RI di Vanimo, PNG, Allen Simarmata hingga ke zona netral RI-PNG.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here