Haji 2021 dibatalkan, Partai Ummat protes: Jokowi lebih mesra ke China! – AEOmedia

  • Whatsapp
Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020. Foto: Ist

AEOmedia.com | Berita Terkini : Haji 2021 dibatalkan, Partai Ummat protes: Jokowi lebih mesra ke China!, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Haji 2021 dibatalkan, Partai Ummat protes: Jokowi lebih mesra ke China!, Kami merangkum portal ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Wakil Ketua Umum Partai Ummat, MS Kaban mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah Presiden Jokowi melarang calon jemaah haji berangkat ke Arab Saudi. Dia mengatakan, keputusan tersebut seakan membuktikan, pemimpin negara itu tak berpihak sepenuhnya terhadap umat Islam di Indonesia.

Read More

Baca :  Clear! Ini alasan Prabowo tak malu terima tawaran Jokowi di kabinet - AEOmedia

Bukan hanya Presiden Jokowi, Menteri Agama atau Menag Yaqut Cholil Qoumas juga disorot MS Kaban lantaran tak mampu memerjuangkan hak calon jemaah haji asal Indonesia.

“Pembatalan haji oleh Pemerintah RI dibawah kepemimpinan Presiden Jokowi merupakan keputusan paling buruk dalam sejarah Kemenag RI,” ujar MS Kaban, dikutip dari Galamedianews, Sabtu 6 Juni 2021.

“Ini keputusan yang tidak masuk akal, terlihat nyata Presiden Jokowi tidak memiliki sense of rukun islam. Menag RI berkuasa tapi tak bermanfaat untuk umat muslim,” lanjutnya.

Penyelenggaraan ibadah haji tahun 2020. Foto: Ist

Padahal, kata dia, sebelumnya hubungan diplomatis Indonesia dan Arab Saudi terbilang baik. Kini, kemesraan tersebut mulai luruh setelah Presiden Jokowi lebih berpihak terhadap China.

Baca :  Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Menag: Beribadahlah Seperti Biasa - AEOmedia

“Hub kultural Ummat muslim Indonesia dengan pemerintah Kerajaan Saudi Arabia sepanjang sejarah NKRI cukup mesra harmonis, kenapa di Era Jokowi petugas partai PDIP jadi Presiden lebih mesra ke Beijing RRC Komunis. Masih ada waktu Presiden Jokowi tinjau ulang keputusan batal haji 2021,” urainya.

Lebih jauh, dia menambahkan, pemerintahan di bawah kepemimpinan Jokowi sepatutnya paham, banyak calon jemaah haji yang telah menabung atau mengumpulkan uang sejak beberapa tahun terakhir. Itulah mengapa, pembatalan tersebut dirasa telah melukai hati mereka.

“Presiden dan Menag tidak punya kemampuan berangkatkan rakyatnya sendiri. Kalau sudah tak mampu, ngapain jadi penguasa hanya bikin dosa. Istikharah-lah untuk resign,” tegasnya.

Baca :  Anindya: Cadangan Devisa Tembus Rekor, Ekonomi Nasional Segera Pulih - AEOmedia
Presiden Jokowi. Foto: Antaranews

Dia kemudian menyindir pemerintah yang kerap sesumbar tentang pertumbuhan ekonomi 7 persen.

“Memberangkatkan haji saja tak mampu, kok mimpi pertumbuhan ekonomi 7 persen, piye Bu SMI? Uang haji invest kemana tuh. Invest harusnya untung kok jadi buntung.”

“Pembatalan haji muslim RI tanpa dalil yang kuat hujjah-nya apakah tidak termasuk perbuatan haram karena haji hukumnya wajib bagi yang mampu,” kata dia.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts