Husein Al Hasny sudah dipecat FPI, gagal total operasi intelijen – Viral & Trending – AEOmedia

0
20
Husein Al Hasny sudah dipecat FPI, gagal total operasi intelijen - Viral & Trending

AEOmedia.com | Berita Terkini : Husein Al Hasny sudah dipecat FPI, gagal total operasi intelijen – Viral & Trending, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Husein Al Hasny sudah dipecat FPI, gagal total operasi intelijen – Viral & Trending, Kami merangkum portal ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Narasi Front Pembela Islam (FPI) sarang teroris mulai terpatahkan dengan beberapa bukti. Terbaru, ada bukti terduga teroris Habib Husein Al Hasny yang dibekuk Densus 88 ternyata bukan anggota FPI lagi. Habib Husein Al Hasny dipecat dari struktur FPI beberapa tahun lalu.

Nah bukti Husein Al Hasny bukan anggota FPI saat merencanakan pengeboman itu membantah narasi yang belakangan ini menuding FPI itu teroris.

Bukti Husein Al Hasny dipecat dari FPI

Surat Keputusan DPW FPI pecat Habib Husein Al Hasny. Foto Twitter.

Bukti Habib Husein Al Hasny telah dicopot dari struktur FPI muncul di media sosial. Berdasarkan surat keputusan DPW FPI Jakarta Timur, Habib Husein Al Hasny dicopot dari jabatannya di FPI sebagai Sekretaris Bidang Jihad DPW FPI Jakarta Timur pada 2017 lalu.

Husien Al Hasny sebelumnya masuk dalam struktur kepengurusan DPW FPI Jakarta Timur periode 2015-2020.

Dalam surat keputusan yang beredar, tidak didetailkan alasan FPI memecat Habib Husein Al Hasny. Dalam inti surat keputusan itu, Habib Husein Al Hasny diberhentikan sebagai anggota FPI atas rekomendasi DPC FPI di Jakarta Timur.

“Berdasarkan rekomendasi Dewan Pimpinan Cabang FPI Kramat Jati Jakarta Timur, memberhentikan Habib Husein Al Hasny sebagai anggota Front Pembela Islam,” demikian keputusan poin kedua surat tersebut.

Atas beredarnya pemecatan Habib Husein Al Hasny sebagai anggota FPI ini, beberapa kalangan meyakini narasi Habib Husein Al Hasny anggota FPI terduga teroris ini adalah permainan intelijen.

Hahaha gagal total dah…..kayaknya begitu dipecat, ada yg “mbimbing” ke jalan radikal,” tulis pegiat media sosial Mustofa Nahrawardaya dalam cuitan di akun Twitternya, dikutip Senin 5 April 2021.

Ayah laskar FPI yang ditembak, Faiz Ahmad Syukur, Ustaz Suhada pun heran dengan operasi narasi tersebut.

Oh.. Ternyata Operasi Intelijen,” tulis ayah almarhum Faiz itu dicuitan akun Twitternya.

Sebelumnya Ustaz Suhada heran kok tiba-tiba dalam penangkapan terduga teroris kompak semuanya menyimpan atribut FPI dan malah ngaku sebagai anggota FPI ya.

Aneh, saya heran, tiba-tiba banyak orang yg mengaku-ngaku sbg anggota atau mantan anggota atau mantan pengurus FPI. Ada apa ini? Ingat terus #6SyuhadaFPI,” tulis Ustaz Suhada dua hari lalu.

Jejak Husein

Atribut FPI dalam penangkapan terduga teroris HH
Atribut FPI dalam gelar barang bukti penangkapan tersangka teroris HH (56) di Jalan Raya Condet Nomor 1, Kramat Jati, Jakarta Timur, Senin (29/3/2021). Foto Antara/Fianda Sjofjan Rassat

Dalam tulisannya yang diunggah di laman dennysiregar.id, pegiat media sosial Denny Siregar menyinggung nama terduga teroris Husein al Hasny yang ditangkap Densus 88 beberapa hari lalu buntut pengeboman gereja Katedral Makassar.

Dalam tulisan yang bernarasi menyudutkan mantan anggota FPI itu, Denny menyoroti profil Husein al Hasny.

Ternyata Husien al Hasny ini mendapatkan arahan dari atasan untuk menciptakan kerusuhan di sidang Habib Rizieq.

Untuk persiapan aksi itu rumah Husein al Hasny jadi tempat ngumpul mematangkan rencana gitu. Sasaran utama aksi kerusuhan di sidang Habib Rizieq adalah aparat TNI Polri.

“Sasaran utama aparat. Tapi sidang pertama, mereka takut karena ketatnya penjagaan. Mereka mundur. Akhirnya mereka kumpul lagi dan berencana membuat bom molotov,” tulis Denny dikutip Senin 5 April 2021.

Gagal rencananya, kemudian anggota perkumpulan Husein itu menyarankan untuk mendatangkan orang yang ahli meracik bom yaitu Zulaini Agus. Kebetulan Zulaini ini sudah gabung FPI pada 2019, dia bisa membuat bom jenis triacetone triperoxide (TATP) yang dikenal sebagai bom mother of satan.

Nah Zulaimi ini akhirnya siap gabung dalam rencana itu dan sudah menyiapkan 5 bom TATP, dan siap akan didistribusikan ke sejumlah bekas pengurus FPI di Jakarta untuk beraksi.


Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here