Menag Minta Doa Semua Agama Dibacakan, Bukhori: Ada yang Salah? – AEOmedia

0
21
Menag Minta Doa Semua Agama Dibacakan, Bukhori: Ada yang Salah?

AEOmedia.com: Kami merangkum informasi ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Menag Minta Doa Semua Agama Dibacakan, Bukhori: Ada yang Salah?.

– Anggota Komisi Agama DPR RI Bukhori Yusuf angkat bicara terkait keinginan Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas yang menghendaki setiap agenda kementeriannya tidak hanya dimulai dengan pembacaan doa secara Islam. Namun, juga doa dalam agama lain untuk memperoleh kesempatan yang sama.

Ia pun mempertanyakan logika yang dipakai oleh Menag tersebut. “Apa yang salah jika dalam komunitas keagamaan yang majemuk, kemudian pemeluk agama mayoritas yang memimpin doa?,” ungkap Bukhori, Selasa (6/4).

Baca :  Menag Bilang, Persatuan Umat Modal Menang Lawan Covid-19 - AEOmedia

Politisi Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai, ritual doa adalah praktik peribadatan yang terkait dengan keyakinan dan sudah memiliki aturannya masing-masing. Menurutnya, apabila praktik ritual tersebut dicampuradukan dengan keyakinan lain, atas dasar logika toleransi yang keliru, maka akan menyalahi ajaran yang telah termaktub dalam masing-masing agama.

“Kita perlu kembali mendudukan makna toleransi secara utuh dan lurus sebagaimana diajarkan Alquran dan Sunnah. Islam adalah agama yang toleran, sementara toleransi dalam Islam berlaku dalam hal muamalah (relasi sosial), bukan dalam hal akidah maupun ibadah. Maka, tidak boleh seorang muslim mengikuti tata ibadah agama lain,” tegasnya.

Ia meminta kepada Menag untuk mendiskusikan usulan itu lebih dulu bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI). Hal ini di maksudkan untuk mengantisipasi munculnya sentimen miring masyarakat terhadap Kemenag.

Baca :  Kunjungi Gereja Katedral Makassar, Menag: Beribadahlah Seperti Biasa - AEOmedia

Pasalnya, persoalan agama adalah perkara sensitif bagi sebagian kalangan umat beragama. “Sebaiknya Menteri Agama meminta pendapat MUI. Atau lebih arif bila persoalan ini dikembalikan saja sesuai fatwa MUI,” usulnya.

Untuk diketahui, pada Musyawarah Nasional MUI ke-VII tahun 2005, MUI menetapkan fatwa tentang doa bersama yang tertuang dalam Fatwa MUI Nomor 3/MUNAS VII/MUI/7/2005 tentang Doa Bersama. Keputusan fatwa itu ditandatangani oleh KH Ma’ruf Amin.

Dalam fatwa tersebut disebutkan, doa bersama dalam bentuk ‘Setiap pemuka agama berdoa secara bergiliran’ maka orang Islam haram mengikuti dan mengamini doa yang dipimpin non-muslim.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan pandangan anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Menag Minta Doa Semua Agama Dibacakan, Bukhori: Ada yang Salah? Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan sangat mudah dapat info detail dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Baca :  Menag Gus Yaqut Optimis Arab Saudi Buka Ibadah Haji 2021 - AEOmedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here