BNPB ralat jumlah korban meninggal di NTT, jumlahnya jadi segini – AEOmedia

0
12
Kondisi usai banjir bandang di Flores Timur. Foto: Antara.

AEOmedia.com | Berita Terkini : BNPB ralat jumlah korban meninggal di NTT, jumlahnya jadi segini, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang BNPB ralat jumlah korban meninggal di NTT, jumlahnya jadi segini, Kami merangkum portal ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Jumlah korban meninggal dunia akibat bencana banjir bandang di NTT diralat oleh BNPB. Jika sebelumnya BNPB menyebut korban banjir NTT menyentuh 128 jiwa, kini mereka ralat menjadi 86 jiwa.

Adapun perubahan data jumlah korban itu dirilis usai pihaknya memverifikasi jumlah pasti korban terdampak peristiwa banjir bandang di NTT. Hal itu setidaknya disampaikan Kepala Pusat Data Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Raditya Jati.

“Kesepakatan kemarin yang dinyatakan 84 meninggal dunia adalah yang telah ditemukan jenazahnya dan telah diverifikasi,” kata Raditya Jati dalam konferensi pers, Selasa 6 April 2021.

Dari 84 jumlah korban meninggal dunia, 49 jiwa datang dari wilayah Flores Timur, lalu 16 jiwa di Lembata, 15 jiwa di Alor, dua korban jiwa di Malaka, dan masing-masing satu orang di Kupang dan Ende.

Kondisi usai banjir bandang di Flores Timur. Foto: Antara.

Kemudian, dari data BNPB, disebutkan jika jumlah orang yang hilang secara keseluruhan akibat banjir bandang di NTT menjadi 98 orang. Dan sebanyak 123 luka-luka serta 2.683 jiwa terdampak.

Tak cuma korban, jumlah pengungsi di NTT juga disorot

Sementara itu, dikutip BBC, cuaca ekstrem dampak siklon tropis Seroja masih berpotensi terjadi di Nusa Tenggara Timur (NTT) dalam beberapa hari ke depan.

Kata Raditya, BKMKG mengimbau agar masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar area yang berpeluang terjadi gelombang tinggi untuk tetap waspada dan siaga.

Adapun, warga yang mengungsi ini tersebar di lima kabupaten di wilayah Provinsi NTT. Pengungsian terbesar diidentifikasi berada di Kabupaten Sumba Timur dengan jumlah 7.212 jiwa (1.803 KK), Lembata 958, Rote Ndao 672 (153 KK), Sumba Barat 284 (63 KK) dan Flores Timur 256.

Sementara siklon tropis Seroja di NTT ini berdampak di 8 wilayah administrasi kabupaten dan kota, antara lain Kota Kupang, Kabupaten Flores Timur, Malaka, Lembata, Ngada, Sumba Barat, Sumba Timur, Rote Ndao dan Alor. Angka-angka itu juga dikatakan BNPB masih akan terus berkembang.

My Secret Terrius Ramalkan COVID-19
Kondisi usai banjir bandang di Flores Timur. Foto: Ist.

Bencana juga merusak banyak rumah warga. Kerugian total antara lain 1.962 unit rumah terdampak, 119 unit rumah rusak berat, 118 unit rumah rusak sedang dan 34 unit rumah rusak ringan.

Sedangkan fasilitas umum terdapat 14 unit rusak berat, 1 rusak ringan dan 84 unit lain terdampak.

Ini merupakan bencana banjir terbesar di NTT dalam 10 tahun ini, dengan jumlah korban mencapai 86 orang meninggal. Sementara data dari BNPB menunjukkan bencana besar terakhir di NTT terjadi di Timor Tengah Selatan pada November 2010 dengan korban jiwa 31 orang.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here