Pengamat: Iklim Investasi akan Positif jika Korupsi Diberantas – AEOmedia

  • Whatsapp
Pengamat: Iklim Investasi akan Positif jika Korupsi Diberantas

AEOmedia.com: Pengamat: Iklim Investasi akan Positif jika Korupsi Diberantas, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Pengamat: Iklim Investasi akan Positif jika Korupsi Diberantas, Kami merangkum portal ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

– Langkah Kejaksaan Agung (Kejagung) dalam memberantas korupsi di sektor keuangan terus mendapatkan dukungan. Upaya bersih-bersih ini dinilai bisa membawa iklim investasi yang lebih positif khususnya untuk sektor pasar modal.

Read More

Pengamat Ekonomi dan Politik, Anthony Budiawan menyampaikan, penegakan hukum di dalam negeri harus selalu menjadi prioritas yang utama. Menurutnya, langkah Kejagung dalam memberantas korupsi tidak boleh dikalahkan oleh pengaruh-pengaruh yang negatif.

Baca :  Nurdin Abdullah Gubernur Sulawesi Selatan Sudah Ditetapkan Sebagai Tersangka Oleh KPK

“Salah satu indikator kelayakan investasi di pasar modal adalah penegakan hukum. Jadi, kalau pidana ya harus dihukum. Dan ini pasti bagus untuk reputasi negara,” ujarnya dalam keterangannya, Jumat (4/6).

Seperti diketahui, saat ini terdapat beragam kasus korupsi di industri keuangan dan pasar modal. Diantaranya ialah PT Asuransi Jiwasraya (Persero) yang menurut catatan Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK), korupsi ini merugikan negara hingga Rp 16,8 triliun.

Selain itu juga terdapat dugaan megakorupsi yang terjadi di PT Asabri (Persero) yang tercatat merugikan negara sampai Rp 22,78 triliun. Pada waktu yang sama, jajaran Kejagung pun mengendus adanya penyimpangan atas pengelolaan BPJS Ketenagakerjaan yang diduga merugikan negara hingga sekitar Rp 20 triliun.

Baca :  Begini Cara Kejagung Bongkar Skandal Jiwasraya

Ia menambahkan, dari kasus-kasus ini Kejagung telah menetapkan beberapa tersangka dalam kasus korupsi di industi pasar modal ini. Kejagung pun masih terus melakukan penyeledikan atas kasus-kasus korupsi tersebut.

Dia menilai, penegakan hukum harus menjadi agenda utama dan tidak bisa dicampur adukan dengan kepentingan investor. “Intinya untuk permasalah hukum jangan dicampur adukan dengan sentimen investor. Masa hukum harus dibeli investor?” pungkasnya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts