Surga Koruptor, KPK Sulit Tangkap Buronan yang Ngumpet di Singapura – AEOmedia

0
21
Surga Koruptor, KPK Sulit Tangkap Buronan yang Ngumpet di Singapura

AEOmedia.com: Kami merangkum informasi ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Surga Koruptor, KPK Sulit Tangkap Buronan yang Ngumpet di Singapura.

– Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan sulitnya menangkap buronan kasus korupsi asal Indonesia yang bersembunyi di Singapura.

“Begini, kalau yang namanya pencarian dan kemudian dia berada di luar negeri apalagi di Singapura, secara hubungan antarnegara memang di Singapura kalau orang yang sudah dapat permanent resident dan lain-lain agak repot, sekalipun dia sudah ditetapkan tersangka,” kata Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Karyoto di Gedung KPK, Jakarta, seperti dikutip dari Antara.

Alasan lainnya, kata dia, Indonesia dan Singapura tidak mempunyai perjanjian ekstradisi. “Dan kita tahu bahwa satu-satunya negara yang tidak menandatangani ekstradisi yang berkaitan dengan korupsi adalah Singapura, itu surganya koruptor yang paling dekat adalah Singapura,” ujar Karyoto.

Baca :  Diduga Terkait Kasus Suap Ekspor Benur, KPK Sita Satu Unit Mobil - AEOmedia

Dalam kasus yang ditangani KPK, Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Nursalim diketahui berada di Singapura. Keduanya juga telah dimasukkan dalam status Daftar Pencarian Orang (DPO).

Sebelumnya, KPK telah menetapkan keduanya tersangka dalam perkara tindak pidana korupsi bersama-sama dengan Syafruddin Arsyad Temenggung selaku Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) dalam proses pemenuhan kewajiban pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) kepada BPPN yang dilakukan oleh tersangka Sjamsul selaku pemegang saham pengendali BDNI.

Sejak ditetapkan sebagai tersangka, baik Sjamsul maupun Itjih belum pernah diperiksa, baik sebagai saksi maupun tersangka di tingkat penyidikan meski KPK sudah mengirimkan surat pemberitahuan dimulainya penyidikan terhadap keduanya ke tiga lokasi, yaitu The Oxley, Cluny Road, dan Head Office of Giti Tire Pte. Ltd. (keduanya berlokasi di Singapura) dan ke satu alamat di Simprug, Grogol Selatan, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Baca :  Ahli Singapura Tengah Menguji Vaksin Covid-19 Lewat Hidung dan Mulut - AEOmedia

KPK pun akhirnya mengeluarkan Surat Perintah Penghentian Penyidikan (SP3) sehingga status keduanya bukan tersangka lagi. KPK pun segera mengurus pencabutan status DPO terhadap dua orang tersebut.

Selanjutnya, tersangka KPK yang juga diduga berada di Singapura adalah Direktur Utama PT Sandipala Arthaputra Paulus Tannos yang merupakan tersangka kasus dugaan korupsi pengadaan paket penerapan Kartu Tanda Penduduk berbasis Nomor Induk Kependudukan secara nasional (KTP-e). Namun, KPK belum memasukkan Paulus Tannos dalam status DPO. (*)

 

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan perihal anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Surga Koruptor, KPK Sulit Tangkap Buronan yang Ngumpet di Singapura Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan mudahnya mendapatkan informasi dari dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Baca :  Diduga Terima Uang dari Edhy Prabowo, KPK Sita Rekening Koran Belista - AEOmedia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here