Agar Investasi Tercapai, Perlu Sinergi Antar Lembaga Pemerintah – AEOmedia

0
21
Agar Investasi Tercapai, Perlu Sinergi Antar Lembaga Pemerintah

AEOmedia.com: Agar Investasi Tercapai, Perlu Sinergi Antar Lembaga Pemerintah, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Agar Investasi Tercapai, Perlu Sinergi Antar Lembaga Pemerintah, Kami merangkum berita terkini ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

– – Pemerintah terus berupaya menggairahkan perekonomian nasional dengan mendorong realisasi investasi, baik yang berasal dari investor dalam negeri (PMDN) maupun global (PMA). Salah satunya melalui berbagai stimulus pajak yang diharapkan dapat berujung pada penciptaan lapangan kerja dan pertumbuhan ekonomi.

Kepala Pusat Penelitian Bidang Ekonomi LIPI, Agus Eko Nugroho mengatakan, pemerintah perlu mendampingi dan memfasilitasi mereka dalam merealisasikan investasinya, serta menyelesaikan hambatan yang menjadi kendala. Jangan sampai investor sudah menyatakan minatnya, namun realisasinya berinvestasi di negara lain.

Baca :  2021, Waktunya Fintech Memaksimalkan Potensi Pertumbuhan   - AEOmedia

“Seperti Tesla yang awalnya dikabarkan akan membangun pabrik mobil listrik di Indonesia, namun akhirnya lari ke India,” ujarnya dalam keterangannya, Selasa (6/4).

Agus menyebut, fasilitas insentif yang diberikan pemerintah sebenarnya sudah sangat kompetitif dengan negara lain. Misalnya keringanan pajak atau super tax deduction untuk industri-industri tertentu. Namun jika memang investasi itu memberikan multiplier effect yang besar, bisa saja diberikan fasilitas pajak lainnya.

Menurutnya, hal itu menjadi sesuatu yang sangat penting dalam memoles kondisi investasi kita. “Tinggal bagaimana kecepatan respon dari pemerintah dalam memberikan pelayanan tersebut,” ucapnya.

Ia memaparkan, terkait investasi ini perlu melibatkan banyak koordinasi antar lembaga pemerintah. Misalnya jika itu terkait pajak, maka lembaga yang melakukan koordinasi mulai Kementerian Keuangan, BKF, BKPM, Kementerian Perindustrian, dan lainnya yang berada di bawah Kementerian Koordinator (Kemenko) Kemaritiman dan Investasi (Marves) dan Kemenko Perekonomian.

Baca :  Pemerintah Beri Diskon Paket Wisata Buat Nakes Dan Karyawan - AEOmedia

“Nah komunikasi dan koordinasi antarlembaga dan kementerian ini harus konkrit dan cepat dalam merespons perubahan struktur tax rate terhadap sektor-sektor tertentu yang memang membutuhkan,” katanya.

Lebih jauh, Agus memaparkan, saat ini sejatinya banyak peluang investasi yang dapat ditawarkan kepada investor. Misalnya terkait dengan produk-produk yang berkaitan dengan Covid-19 atau Kesehatan. Selain itu juga ada industri terkait inovasi dan teknologi.

“Investasi-investasi ini memiliki arah yang konkrit dan dapat memfasilitasi perubahan konsumsi masyarakat yang saat ini trennya memang mengalami perubahan,” ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga diharapkan dapat menjaga kepercayaan masyarakat melalui efektivitas vaksin Covid-19. Dengan memberikan kenyakinan mengenai program vaksin dapat mendorong konsumsi masyarakat.

Baca :  Bitcoin Mengggila Gara-gara Cuitan Elon Musk

Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh LIPI, saat ini masyarakat lebih memilih melakukan saving dibandingkan spending atau konsumsi. “Dengan memberikan confidence mengenai vaksin ini, maka akan mendorong masyarakat meningkatkan konsumsi,” ucap Agus.

Iya menambahkan, tingkat konsumsi masyarakat ini cukup penting sebab menjadi salah satu magnet Indonesia sebagai tujuan investasi adalah potensi pasarnya yang besar. “Mereka masuk untuk memenuhi keutuhan pasar itu,” pungkasnya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here