Mirip Cacar, Ruam Lenting Isi Air Bisa Jadi Gejala Herpes Zoster – AEOmedia

0
13
Mirip Cacar, Ruam Lenting Isi Air Bisa Jadi Gejala Herpes Zoster

AEOmedia.com: Mirip Cacar, Ruam Lenting Isi Air Bisa Jadi Gejala Herpes Zoster, beraneka macam berita terbaru sehat itu mudah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Mirip Cacar, Ruam Lenting Isi Air Bisa Jadi Gejala Herpes Zoster.

– Seseorang bisa mengalami berbagai jenis penyakit kulit salah satunya Herpes Zoster. Uniknya, penyakit ini memang mirip cacar air.

Salah satu dampak penyakit ini yang sangat mengganggu yaitu rasa nyeri berkepanjangan yang dikenal sebagai Neuralgia Pasca Herpes (NPH). Namun demikian, jika diobati secara cepat dan tepat, harapan kesembuhan HZ akan meningkat.

HZ juga dikenal sebagai shingles, cacar ular, atau cacar api, yaitu suatu sindrom khas yang disebabkan oleh reaktivasi virus varicella zoster (VZV). Virus ini merupakan virus yang sama yang menyebabkan cacar air. Reaktivasi ini terjadi ketika kekebalan terhadap VZV menurun karena penuaan atau imunosupresi.

Baca :  Cara Tepat Mengobati Herpes Zoster, Ruam Berisi Air Mirip Cacar - AEOmedia

Baca Juga: Usia 50 Tahun ke Atas Waspada Herpes Zoster

“Saat virus HZ masuk kedalam tubuh manusia, virus tersebut berdiam di sistem saraf dan menetap di dalamnya, dan akhirnya aktif pada waktu yang tak terduga-duga,” kata Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin serta CEO Klinik Pramudia dr. Anthony Handoko, SpKK, FINSDV.

Menurutnya, HZ terutama terjadi pada kelompok usia 45-64 tahun. Namun, saat ini tren kasus HZ cenderung terjadi pada usia yang lebih muda dan lebih sering terjadi pada perempuan.

Kira-kira 30 persen populasi pernah mengalami HZ semasa hidupnya. Sedangkan insiden kasus NPH sekitar 10-40 persen dari kasus HZ. Semakin tinggi usia saat terkena HZ, semakin besar terjadinya komplikasi NPH.

Baca :  Cara Tepat Mengobati Herpes Zoster, Ruam Berisi Air Mirip Cacar - AEOmedia

“Penularan virusnya bisa melalui pertukaran napas dan kontak dengan lesi/gejala di kulit. Penularan HZ terjadi ketika ada kontak langsung dengan cairan pada lepuhan ruam yang dialami penderita,” jelasnya.

Beda dengan Cacar

Lalu apa bedanya dengan cacar? Mereka yang belum pernah menderita cacar air atau tidak pernah menerima vaksin cacar air memiliki risiko tinggi tertular HZ. Jika terinfeksi, mereka akan terkena cacar air, bukan herpes zoster. Gejala awal bersifat tidak spesifik, sebelum muncul tanda nyata pada kulit (ruam merah dan melenting berisi air) biasanya hanya berupa rasa lelah, sakit kepala dan lemas (disebut gejala pro-dormal) yang berlangsung selama 1-5 hari.

“Lalu kemudian virus itu bisa berkembang sewaktu-waktu menjadi Herpes Zoster. Masa inkubasi setelah pertama kali kontak hingga timbulnya lesi di kulit sekitar 10-21 hari,” jelasnya.

Pada dasarnya, yang pernah menderita cacar air punya risiko besar untuk Herpes Zoster. Namun, risiko besar ada pada orang yang memiliki daya tahan tubuh yang lemah (imunokompromais), seperti lansia, penderita HIV/AIDS, pasien transplantasi organ, penderita kanker, stress psikis, pasien pasca operasi, dan pasien yang minum obat-obat yang dapat menekan sel imun tubuh. Pada pengobatan Kanker misalnya, radiasi atau kemoterapi dapat menurunkan daya tahan terhadap penyakit dan dapat memicu Herpes Zoster.

Baca :  Cara Tepat Mengobati Herpes Zoster, Ruam Berisi Air Mirip Cacar - AEOmedia

“Maka, fokus pencegahan terhadap HZ yaitu meningkatkan imunitas tubuh secara umum, serta menghindari kontak terhadap virus dari penderita HZ,” tuturnya.

Kesimpulan
Dari sedikit keterangan di atas semoga memberikan tambahan pengetahuan seputar dunia kesehatan dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Mirip Cacar, Ruam Lenting Isi Air Bisa Jadi Gejala Herpes Zoster Ini menjadikan anda pasti tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here