Kemenkes Sebut Vaksinasi Guru Tidak Bisa Cepat, Apa Alasannya? – AEOmedia

0
10
Kemenkes Sebut Vaksinasi Guru Tidak Bisa Cepat, Apa Alasannya?

AEOmedia.com: Kemenkes Sebut Vaksinasi Guru Tidak Bisa Cepat, Apa Alasannya?, beraneka macam berita terbaru cara sehat memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Kemenkes Sebut Vaksinasi Guru Tidak Bisa Cepat, Apa Alasannya?.

– – Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengungkapkan bahwa saat ini jumlah guru dan tenaga kependidikan (GTK) yang tervaksinasi sekitar 1 juta orang. Adapun target vaksinasi GTK berjumlah 5,5 juta yang harapannya selesai pada akhir Juni mendatang.

Vaksinasi ini sudah berjalan pada 24 Februari dan pada awal April ini atau lebih dari 1 bulan, GTK tervaksinasi baru mencapai 1 juta. Apakah ada alasan mengenai hal itu?

Baca :  Data Belum Jelas, Filipina Ragu Gunakan Vaksin Sinovac untuk Lansia - AEOmedia

Plt Direktur Jendral Kesehatan Masyarakat (Dirjen Kesmas) Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Kartini Rustandi menuturkan, vaksinasi guru tiap harinya meningkat. Akan tetapi tidak bisa secara cepat.

“Gimana vaksinasinya, memang kalau ditanya jumlahnya, itu meningkat, tapi tidak bisa berlari (kecepatan vaksinasi,” ungkapnya dalam Bincang Sore Kemendikbud, Kamis (8/4).

Alasan hal ini tidak bisa dilaksanakan secara cepat adalah karena pvaksin Covid-19 sendiri merupakan barang langka. Oleh karena itu, pengadaan serta proses vaksinasi berjalan lambat.

“Tentu upaya sebagaimana yang kita rencanakan, kita akan mengupayakan, kita tau vaksin itu barang langka di dunia ini,” terang dia.

Kata dia, banyak negara yang bahkan saat ini belum mendapatkan vaksin. Indonesia sudah mendapatkannya, namun tentunya vaksin tersebut belum mencukupi kebutuhan vaksinasi dalam negeri.

Baca :  Tiongkok Belum Transparan, Singapura Tunda Gunakan Vaksin Sinovac - AEOmedia

“Beberapa negara ada yang belum bisa terima vaksin. Indonesia sudah dapat, tapi tentu jumlahnya belum sesuai harapan, karena tentu kita prioritaskan kelompok-kelompok yang memang (butuh), seperti petugas kesehatan tiap hari berhadapan dengan orang sakit. Selanjutnya petugas publik, guru termasuk,” imbuhnya.

Baca juga: Vaksinasi untuk GTK Belum Merata di Sejumlah Wilayah di Indonesia

Selain itu, faktor lainnya adalah kondisi fisik yang berbeda-beda. Oleh karenanya, vaksinasi terpaksa ditunda, hingga dihentikan.

“Dalam pelaksanaan, namanya tubuh manusia tidak bisa 100 persen sama. waktu jadwal vaksinasi mungkin lagi sakit, tensi naik, sehingga ada keterlambatan, tapi secara prinsip kita akan coba upayakan sebelum tahun ajar dimulai (Juli), kita upayakan hampir semuanya (tervaksinasi),” pungkas Kartini.

Baca :  Nakes di Filipina Disuntik Vaksin Sinovac, Efektif Cegah Covid-19 - AEOmedia

 

Saksikam video menarik berikut ini:

Kesimpulan
Dari sedikit kabar di atas semoga memberikan tambahan pendapat seputar dunia sehat bersama dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Kemenkes Sebut Vaksinasi Guru Tidak Bisa Cepat, Apa Alasannya? Ini menjadikan anda semakin tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here