Booming Hidroponik Di Masa Pandemi, EWINDO Kembangkan Varietas Baru – AEOmedia

0
10
Booming Hidroponik Di Masa Pandemi, EWINDO Kembangkan Varietas Baru

AEOmedia.com: Booming Hidroponik Di Masa Pandemi, EWINDO Kembangkan Varietas Baru, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Booming Hidroponik Di Masa Pandemi, EWINDO Kembangkan Varietas Baru, Kami merangkum Perihal ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

– – Masa pandemi Covid-19 yang sudah berlangsung setahun lebih membuat orang-orang mencari dan menjalani hobi baru selama menjalani hari-hari di rumah. Budidaya hidroponik menjadi salah satu hal yang digandrungi banyak orang selama pandemi menyerang.

Booming-nya hidroponik membuat PT East West Seed Indonesia (EWINDO) mengembangkan sejumlah varietas sayuran yang dirancang khusus untuk budidaya hidroponik yang menjadi tren di masa pandemi.

Managing Director EWINDO Glenn Pardede dalam keterangan pers yang diterima menjelaskan, selain unggul karena tahan terhadap penyakit, varietas tersebut juga akan memiliki bobot lebih besar sehingga lebih menguntungkan bagi petani hidroponik.

“Semakin berat produk yang dihasilkan akan semakin menguntungkan petani. Kami optimistis dapat mempercepat penemuan benih unggul khusus untuk hidroponik ini,” tutur Glenn.

EWINDO hingga saat ini telah memproduksi lebih dari 150 varietas benih sayuran yang memberikan hasil panen melimpah. Glenn mengatakan, benih yang dibudidayakan untuk hidroponik sejauh ini masih berupa sayuran daun seperti kangkung, bayam, pakcoy, kailan, dan sawi.

Menurut Glenn, meskipun budidaya hidroponik yang saat ini tengah menjamur di kota-kota besar di seluruh Indonesia sebagian besar masih sebatas hobi, namun hal ini memiliki prospek yang menguntungkan. “Mayoritas masih untuk hobi mengisi waktu di rumah selama beraktivitas dari rumah akibat pandemi Covid-19, padahal kalau ditekuni hidroponik juga bisa memberikan keuntungan,” kata Glenn.

Untuk belajar bercocok tanam sayuran hidroponik, saat ini tersedia banyak tutorial melalui kanal-kanal YouTube. Persoalannya adalah pemasaran. Apabila pemasarannya jelas dipastikan hidroponik tidak lagi sekadar hobi, tetapi sebagai penghasilan.

Sementara itu, Ketua Perhimpunan Hidroponik Indonesia (Perhindo) Jatmiko Pambudi mengatakan, wadah yang baru terbentuk pada 26 Maret 2021 ini ditujukan untuk memahami teknologi dalam memberikan nutrisi yang baik dan pengairan yang cukup untuk memberikan hasil yang optimal menjadi hal penting dalam bertani hidroponik.

Hal ini karena banyak dari petani hidroponik tidak memiliki latar belakang bercocok tanam. “Seperti kalau ingin bertanam kangkung di Jakarta dengan di Kalimantan misalnya tidak bisa disamakan. Harga komoditi tersebut di kedua daerah itu berbeda termasuk luasan lahannya,” ujar dia.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here