Dipicu Infeksi Jamur, Pasien Covid-19 di India Mengalami Kebutaan – AEOmedia

  • Whatsapp
Dipicu Infeksi Jamur, Pasien Covid-19 di India Mengalami Kebutaan

AEOmedia.com: Dipicu Infeksi Jamur, Pasien Covid-19 di India Mengalami Kebutaan, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Dipicu Infeksi Jamur, Pasien Covid-19 di India Mengalami Kebutaan, Kami merangkum informasi dari internasional ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Dipicu Infeksi Jamur, Pasien Covid-19 di India Mengalami Kebutaan.

– Kasus Covid-19 di India bukan hanya menginfeksi paru-paru, tetapi pada sebagian kasus juga memicu kebutaan. Hal ini diperparah dengan perantara mukormikosis, infeksi jamur yang serius.

Read More

Salah satu daerah di India Maharashtra dan Gujarat melaporkan kejadian itu. Ketua Rumah Sakit Super Multi-spesialisasi Kiran yang berbasis di Surat, Mathur Savani, mengatakan pasien mukormikosis datang ke rumah sakitnya dari banyak tempat di Gujarat. Sedikitnya ada puluhan pasien.

Baca :  Airlangga Sebut Pertumbuhan Ekonomi Diprediksi 6 Persen Tahun Depan - AEOmedia

“Lima puluh pasien mukormikosis sedang dirawat dan 60 lainnya sedang menunggu pengobatan,” kata Savani kepada PTI.

Baca Juga: Covid masih Parah di India, Seruan Penguncian Nasional Kian Kencang

“Tujuh pasien seperti itu kehilangan penglihatan mereka,” katanya seperti dilansir dari India Today, Senin (10/5).

“Rumah sakit sipil di Surat telah mendirikan fasilitas untuk pasien seperti itu,” kata Petugas Medis Residen dr Ketan Naik.

Di Ahmedabad, setidaknya lima pasien mukormikosis dioperasi setiap hari di rumah sakit sipil Asarva. Itu terjadi terutama sejak gelombang kedua Covid-19 dimulai.

Ahli THT dr. Devang Gupta, menjelaskan sedikitnya satu dari lima kasus terkait mata. Banyak yang menderita kebutaan.

Di Maharashtra, setidaknya 8 penyintas Covid-19 telah kehilangan penglihatan di matanya karena mukormikosis dan 200 lainnya sedang dirawat. Mereka selamat dari Covid-19 tetapi infeksi jamur menyerang sistem kekebalan mereka yang melemah.

Baca :  Sebanyak 27 Ribu Orang Dites, Positif Covid-19 Tambah 3.080 Orang - AEOmedia

Penyakit ini bukan hal baru tetapi sedang meningkat di antara pasien Covid-19. Hal itu dipicu karena penggunaan obat steroid meningkatkan kadar gula dan beberapa obat menekan kekebalan pasien

Dalam situasi seperti itu, jamur mudah menginfeksi pasien. Dalam satu kasus, salah satu mata pasien harus dihilangkan secara permanen untuk menyelamatkan hidupnya. Jamur itu disebut jamur hitam. Selama ini ditemukan di lingkungan. Dan mereka yang punya komorbid rentan terinfeksi.

Gejala mukormikosis termasuk sakit kepala, demam, nyeri di bawah mata, hidung tersumbat atau sinus dan kehilangan penglihatan sebagian. Perawatannya melibatkan suntikan selama 21 hari.

Profesor dan kepala departemen THT di rumah sakit KEM dr. Hetal Marfatia yang dikelola pemerintah di Mumbai, mengatakan lonjakan kasus mukormikosis sedang disaksikan dalam dua minggu terakhir. “Rata-rata dua atau tiga pasien seperti itu mengunjungi rumah sakit setiap hari,” katanya.

Baca :  Yuk Ke Kuningan Jabar, Wisata Tetap Buka Selama Libur Lebaran 2021

“Banyak dari pasien ini berasal dari luar Mumbai dan tidak mampu membayar biaya pengobatan,” katanya.

“Infeksi jamur ini terungkap selama ‘gelombang’ pertama pandemi, biasanya beberapa minggu setelah pasien dipulangkan,” kata Dr Marfatia.

Tapi sekarang beberapa pasien tertular infeksi ini bahkan saat menjalani pengobatan Covid-19. Jamur bernama mucor itu ditemukan di permukaan basah. Sebagian besar, terjadi pada orang yang menderita diabetes.

“Ini sangat jarang terjadi pada mereka yang bukan penderita diabetes,” katanya.

“Saat pasien dalam perawatan oksigen, harus dipastikan bahwa air tidak bocor untuk mencegah pertumbuhan jamur,” katanya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts