KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri: 2 teroris bersimbah darah, 1 tewas geletak – AEOmedia

  • Whatsapp
KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri: 2 teroris bersimbah darah, 1 tewas geletak

AEOmedia.com | Berita Terkini : KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri: 2 teroris bersimbah darah, 1 tewas geletak, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri: 2 teroris bersimbah darah, 1 tewas geletak, Kami merangkum informasi ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Aparat gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) dikabarkan berhasil melumpuhkan tiga orang anggota Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua dalam baku tembak di Kampung Eromaga, Distrik Ilaga, Kab. Puncak Papua. Peristiwa lumpuhnya KKB Papua itu terekam drone milik TNI-Polri.

Read More

Kontak tembak antara Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat dari Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) dengan Satgas Ops Nemangkawi tersebut terjadi pada hari Kamis, 10 Juni 2021.

Aksi saling serang tembakan antara teroris Papua dengan aparat tersebut mengakibatkan tiga anggota Pasukan KKB dikabarkan terkena timah panas.

Berdasarkan informasi yang beredar dari pantauan drone milik aparat, adapun korban dari pihak KKB antara lain satu orang meninggal dunia atas nama Keminus Murib.

Sementara dua lainnya yang menderita luka tembak yaitu Tinggiter dan Manis. Kendati begitu, tak diketahui lebih lanjut bagaimana kondisi dua anggota teroris Papua yang ditembak tersebut.

Baca :  Viral, Bayi 9 Bulan Anak Prajurit TNI Diduga Diculik ART - AEOmedia
Video susahnya TNI-Polri musnahkan KKB di hutan Papua. Foto: Instagram | KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri

Kasatgas Humas Nemangkawi Kombes Pol Iqbal Al Qudussy mengatakan, tiga orang tersebut berhasil dilumpuhkan setelah KKB di Papua semakin ditekan dan didesak oleh aparat gabungan TNI-Polri.

Selain menekan teroris Papua, pria yang baru saja mendapat promosi jabatan sebagai Kepala Bidang Humas Polda Jawa Tengah itu juga mengklaim telah menangkap para penyebar hoaks soal KKB Papua.

“Kelompok teroris KKB ini sudah semakin terdesak, tiga anggotanya berhasil dilumpuhkan, dan penyebar hoaxnya berhasil kita tangkap, bagi penyebar hoax lainnya, agar bersiap TNI Polri akan menegakkan hukum,” ujar Iqbal, menukil laporan Sindo pada Kamis, 10 Juni 2021.

Video beberapa waktu silam OPM bersenjata dikejar drone TNI usai baku tembak, auto kabur masuk hutan. Foto: Instagram | KKB Papua ditembak terekam drone TNI-Polri

Lebih lanjut, pihaknya menegaskan bahwa negara tidak akan kalah dengan sekelompok orang yang kerap menebar teror brutal kepada masyarakat sipil, khususnya di tanah Papua yang kerap mengalami pergolakan.

“Negara tidak akan kalah dengan segelintir orang dengan hasrat politik yang menumbalkan masyarakat sipil dan menyebar teror di provinsi Papua Indonesia,” imbuhnya.

Di balik penumpasan teroris Papua, sosok inilah yang bikin KKB minggat

Kelompok Kriminal Bersejata (KKB) belakangan ini jadi sorotan publik lantaran aksi kejinya menganggu dan membunuh warga sipil di Papua. Ternyata dibalik keberhasilan aparat gabungan TNI-Polri menumpas sekelompok teroris di Papua, ada sosok Jendral yang bikin KKB minggat sampai minta ampun.

Sebagaimana dikabarkan Sindo, pergerakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Papua saat ini sudah makin terpojokan. Hal tersebut tak lain berkat adanya operasi gabungan antara personel TNI dan Polri lewat Satgas Nemangkawi yang terus melancarkan serangan terhadap kelompok yang kini sudah dilabeli organisasi terorisme oleh Pemerintah.

Baca :  Aparat Terus Buru KKB, Kontak Senjata Masih Terjadi di Ilaga - AEOmedia

Keberhasilan tim gabungan TNI-Polri tersebut tentu tak terlepas dari dua sosok hebat yang memimpin operasi pemberantasan teroris di tanah Papua.

Dua sosok itu ialah Brigjen Pol Roycke Harry Langie sebagai Kepala Operasi Nemangkawi Polri dan Kepala Operasi Nemangkawi TNI, Brigjen TNI Tri Budi Utomo.

Brigjen TNI Tri Budi Utomo (kanan) saat masih berpangkat kolonel dan ditunjuk sebagai Dangrup A Paspampres pada 2019. Foto: Puspen TNI

Ketika dinakhodai dua orang hebat tersebut, sejumlah keberhasilan yang cukup gemilang dan membagakan telah diraih. Masyarakat sipil pun merasa aman dan terlindungi dari adanya gerakan KKB yang sebelumnya kerap membuat kacau di sejumlah distrik atau desa Papua.

Tangkap ratusan orang, peluru, hingga kembalikan simpatisan KKB ke NKRI

Dikabarkan pula, kolaborasi antara TNI-Polri mampu memberantas kelompok teroris yang ada di Papua. Tercatat, 105 orang yang terlibat KKB maupun para simpatisannya berhasil ditangkap.

Selain itu disita pula 48 pucuk senjata api, 933 butir amunisi, tahun 2020. Kemudian, menembak mati Hengky Wamang pada 16 Agustus 2020 yang merupakan kelompok Kalikopi.

Selanjutnya, menembak mati Danton Kelompok Kalikopi, Feri Ilas, pada 28 Februari 2021. Kemudian, ajudan Leswin Waker serta dua personel teroris KKB tewas di Mayuberi dan salah satu yang terbesar adalah penangkapan Victor Yaimo yang merupakan salah satu DPO aktor kerusuhan di Jayapura tahun 2019 pada 9 Mei 2021 di Abepura.

“Saya genggam dengan penuh rasa cinta dan tanggung jawab untuk menjaga Papua Karena Papua adalah Indonesia Sa Papua Sa Indonesia,” kata Roycke, dikutip AEOmedia pada Jumat, 21 Mei 2021 silam.

Baca :  Nelayan China Masih Ada Di Natuna, Pasukan RI Tambah Kekuatan
Sosok Brigjen Roycke Harry Langie. Foto: Berita Manado | Di balik penumpasan teroris Papua, sosok inilah yang bikin KKB minggat dan minta ampun

Di sisi lain, dua pemimpin tersebut juga berhasil membua 21 anggota NRFP minta ampun dan kembali ke pangkuan NKRI.

Kemudian dilanjut dengan pencapaian terkait penangkapan penyandang dana dan pemasok kelompok Kriminal Teroris Bersenjata Egianus Kogoya. Penegakan hukum siber Nemangkawi juga telah menangkap lima tersangka ujaran kebencian yang menyebar hoaks genosida ras Papua melalui Medsos.

Tidak hanya pendekatan penegakan hukum, Brigjen Roycke juga berhasil melakukan upaya soft aproach kepada masyarakat melalui pembinaan Binmas Noken Nemangkawi yang begitu banyak di terima oleh masyarakat.

“Binmas Noken Nemangkawi hadir melalui berbagai kegiatan, di antaranya program Pembagian Baksos, trauma healing khususnya bagi anak-anak, Polisi Pi Ajar memberikan bantuan bibit ternak, memberikan cara beternak dan berkebun yang baik kepada peternak maupun petani orang asli Papua. Pendampingan dan pemberian pupuk serta bibit diberikan pula,” ujarnya.

Kinerja Brigjen Roycke dan tim juga telah mendatangkan dampak positif, support dan apresiasi, utamanya perihal penegakan hukum dari masyarakat.

Salah satunya Tokoh Adat dan selaku Kepala Desa Kampung Sapalek, Sakarias Yelipele memberikan apresiasi yang sebesar-besarnya kepada kinerja TNI-Polri dalam menjaga keamanan di kota Wamena terutama di kampung Sapalek.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts