Anak SBY ogah kalah sama Megawati dapat gelar profesor kehormatan – AEOmedia

  • Whatsapp
Megawati menerima gelar profesor

AEOmedia.com | Berita Terkini : Anak SBY ogah kalah sama Megawati dapat gelar profesor kehormatan, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Anak SBY ogah kalah sama Megawati dapat gelar profesor kehormatan, Kami merangkum berita terkini ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Pencapaian Megawati Soekarnoputri yang mendapatkan gelar Profesor kehormatan dengan status Guru Besar tidak tetap dari Universitas Pertahanan (Unhan), Sentul, Kabupaten Bogor Jawa Barat. Gelar Profesor Megawati tersebut rupanya juga bersamaan dengan anak SBY yang juga mendapatkan gelar bergengsi di waktu bersamaan.

Pemberian gelar professor kepada Megawati dinilai Rektor Unhan Laksamana Madya TNI Amarulla Octavian bukan tanpa alasan. Megawati dinilai telah membuktikan keberhasilannya dalam membangun bangsa dan salah satu putri terbaik bagi bangsa Indonesia.

Dalam rekam jejak yang tercatat hingga mendapat gelar professor Megawati membuktikan keberhasilannya sebagai anggota DPR, Wakil Presiden hingga menjadi Presiden kelima Republik Indonesia.

Megawati menerima gelar profesor dari Unhan. Foto Youtube PDIP

“Di kalangan pemimpin dunia, belum ada seorang wanita dapat menjabat berturut-turut sebagai Wakil Presiden dan Presiden. Sejarah dunia juga mencatat tidak banyak seorang presiden yang juga putri dari seorang presiden sebelumnya,” kata Amarulla dalam sambutannya, Jumat (11/6/2021) siang.

Gelar ini kemudian menjadi perhatian dari sepak terjang Megawati yang saat ini masih kokoh memimpin parpol PDIP dan membawa presiden Jokowi menjadi orang nomor satu di Indonesia.

Namun pencapaian gelar yang diraih Megawati hari ini, justru menjadi pencapaian yang sama dilakukan oleh anak Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dalam hari yang sama anak SBY ini juga mengejar gelar yang cukup bergengsi seperti Megawati.

Megawati Soekarnoputri mendapat gelar profesor kehormatan dai Unhan. Foto Pdiperjuangan.id

Anak SBY dapat gelar bergengsi sama seperti Megawati

Di hari yang sama secara bersamaan, anak SBY juga mendapatkan gelar yang cukup bergengsi dan bonafit, meski masih di bawah Megawati Soekarno putri yang sudah mendapatkan gelar professor kehormatan dari Unhan.

Selain beda gelar, dan anak SBY berada di bawah gelar Megawati, namun Edhie Baskoro Yudhoyono berhasil mendapat promosi doktor Manajemen Bisnis Institute Pertanian Bogor (IPB). Ibas sapaan akrabnya berhasil lulus setelah memaparkan disertasi bertajuk “Strategi Pembiayaan dan Investasi untuk pengembangan Pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusif”.

“Dan merumuskan strategi pembiayaan dan investasi yang sesuai untuk pariwisata terpadu yang berkelanjutan dan inklusif di Kawasan Pariwisata Labuan Bajo,” kata Ibas dalam keterangannya, Jumat (11/6/2021).

Untuk pengambilan data, Ibas menyebutkan bahwa data dalam penelitian ini diperolehnya dari hasil wawancara menggunakan kuesioner terhadap 221 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Ia juga melibatkan 12 narasumber pakar yang terdiri dari pemangku kebijakan, perbankan, akademisi dan asosiasi tingkat nasional.

AHY dan Ibas dalam Kongres V Partai Demokrat di Jakarta. Foto Instagram @ibasyudhoyono

“Tidak hanya itu, untuk memastikan hasil penelitiannya dapat dipertanggungjawabkan, beberapa data juga diambil dari beberapa instansi resmi pemerintah di tingkat pusat maupun daerah,” pungkas Ibas.

Dengan lulus disertasi tersebut Ibas berhak menyandang gelar Doktor dengan proses normal meski di hari yang sama Megawati juga mendapatkan gelar professor kehormatan di lokasi yang sama yakni wilayah Jawa Barat.

Kepemimpinan strategik

Megawati Soekarnoputri mendapat gelar profesor kehormatan

Megawati Soekarnoputri mendapat gelar profesor kehormatan dai Unhan. Foto Pdiperjuangan.id

Megawati menjelaskan dalam perspektif kekinian, kepemimpinan Strategik setidaknya dihadapkan pada tiga perubahan besar yang mendisrupsi kehidupan manusia.

Pertama adalah perubahan pada tataran kosmik sebagai bauran kemajuan luar biasa ilmu fisika, biologi, matematika, dan kimia. Hal ini memunculkan teknologi baru yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya seperti rekayasa atomik.

Kedua, revolusi di bidang genetika, yang bisa mengubah keseluruhan landscape tentang kehidupan ke arah yang tidak bisa dibayangkan dampaknya, manakala perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi tersebut dijauhkan dari nilai kemanusiaan.

Ketiga adalah kemajuan di bidang teknologi realitas virtual. Di mana seseorang dapat menikmati pengembaraan ke seluruh pelosok dunia bahkan ke luar angkasa tanpa meninggalkan rumahnya sama sekali.

Megawati mengatakan ketiga perubahan di atas, hadir dalam realitas dunia yang masih diwarnai berbagai bentuk ketidakadilan akibat praktek penjajahan gaya baru, namun tetap pada esensi yang sama. Yakni perang hegemoni, perebutan sumber daya alam, dan perebutan pasar, diikuti daya rusak lingkungan yang semakin besar.

“Hubungan antar negara dalam perspektif geopolitik, juga menunjukkan pertarungan kepentingan yang sama. Bahkan kini semakin meluas. Atas nama perang hegemoni lingkungan dikorbankan. Perubahan teknologi dalam ketiga aspek tersebut justru memperparah eksploitasi terhadap alam,” ujarnya dikutip dari siaran Youtube PDIP, Jumat 11 Juni 2021.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts