Ngobrol Bareng Bintang Gossip Girl, Savannah Smith-Emily Alyn Lind – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com: Ngobrol Bareng Bintang Gossip Girl, Savannah Smith-Emily Alyn Lind, beraneka ragam berita terbaru musik dan film terbaru memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, Mari kita lihat Ngobrol Bareng Bintang Gossip Girl, Savannah Smith-Emily Alyn Lind.

– HBO kembali menghidupkan sejumlah program lawas favorit fans. Pada 8 Juli lalu, HBO Go merilis reboot Gossip Girl. Menyusul penayangan episode reuni Friends dan serial TV Sex and the City yang tengah dalam masa produksi.

Di versi baru, serial itu menampilkan generasi baru murid Constance Billard School, sekolah swasta eksklusif di Upper East Side, Manhattan. Para cast yang diusung benar-benar baru. Bahkan, ada yang melakoni debutnya di serial tersebut. Jawa Pos berkesempatan melakukan wawancara eksklusif dengan Savannah Smith, pemeran si tegas Monet De Haan, dan Emily Alyn Lind yang memerankan tokoh congkak Audrey Hope.

Bagaimana rasanya bermain di reboot salah satu serial remaja legendaris?

Smith: Jelas banyak pressure. Sejujurnya, saya tegang karena ada ’’standar’’ (dari serial lawas) yang harus saya kejar. Tapi, seru juga mendapat tawaran akting pertama di New York, tempat saya tinggal. Tampil di serial legendaris, di channel legendaris, jelas sebuah berkat bagi saya.

Tokoh Audrey diceritakan sedang mencari identitas diri. Bagaimana memerankannya?

Lind: Buat saya, Audrey mewakili banyak anak SMA. Dia ingin berpakaian paling bagus dan berkencan, tapi dia juga bingung tentang apa yang sebenarnya dia inginkan. Dia masih tidak tahu dan mempertanyakan hubungan percintaannya. Saya menampilkan Audrey dengan jujur dan natural supaya bisa dirasakan banyak remaja yang mengalami situasi seperti dirinya.

Gossip Girl versi baru punya cast yang beragam. Seberapa berpengaruh keberagaman itu dalam cerita?

Smith: Ya, bisa dibilang Gossip Girl saat ini amat beragam ketimbang versi lama. Tiap tokoh punya warna dan latar belakang sendiri. Buat saya, ini mengagumkan dan terasa tepat. Ketika kalian ingin membuat serial tentang remaja, baik dengan setting realistis atau superfiksi, kita perlu menegaskan bahwa ada beragam orang di dunia ini. Saya bahagia bisa terlibat sebagai aktris kulit hitam di serial ini. Keberadaan saya nyata, karakter saya punya andil di cerita. Kalian tidak cuma ’’dicomot’’ untuk ’’mewarnai’’ cast.

Gossip Girl punya setting SMA. Seperti apa masa SMA kalian? Bagaimana kalian menghadapi gosip?

Lind: Saya menghabiskan masa SMA, dan mungkin seluruh masa sekolah, dengan homeschooling. Saya menjadi aktris sejak kecil, dan selalu berpindah-pindah. Tapi, saat kecil dan menjalani sekolah daring, saya pernah jadi korban perundungan. Dikirimi tikus mati, konten dewasa… Hal itu menyebalkan, sungguh. Karena semua terjadi sejak kecil, sekarang saya cukup kebal.

Smith: SMA saya adalah sekolah Katolik swasta khusus perempuan di Los Angeles. Pengalaman saya lumayan. Ikut klub teater, punya teman, dan lain-lain. Sama seperti remaja Amerika Serikat pada umumnya. Ada mean girls, jadi selalu ada yang berkata buruk tentangmu. Tapi, saya berusaha menghindari hal itu.

Di Gossip Girl, media sosial berperan penting. Di kehidupan nyata, seberapa sering kalian mengakses Instagram, Twitter, atau lainnya?

Lind: Saya masih pakai Instagram. Twitter, jarang-jarang. Tapi, saya selalu berusaha tidak membuka Instagram. Sebab, platform itu seperti ’’menyedotmu’’ saat diakses. Kalian bisa tidak menyadari betapa banyak waktu berlalu gara-gara hal itu. Sisi baiknya, media sosial mendekatkan di masa pandemi. Saya sering berbagi lagu bagus dan bertukar kabar dengan kakek-nenek saya di situ.

Smith: Ketika masuk cast, orang-orang meminta saya bikin Twitter. Sungguh, saya bingung harus diisi apa. Jadi, saya cuma berbagi apa yang saya lakukan pada hari itu. Tapi, di sana kalian bisa menemukan komunitas yang begitu aktif. Saat ini saya lebih aktif di Twitter. Saya tidak terlalu mengakses Instagram. Banyak orang yang tampil sempurna. Meski saya percaya diri dan bangga dengan diri sendiri, sulit untuk tidak membandingkan diri.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Keluarkan SE Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha

Bagi banyak fans, Gossip Girl adalah ’’kiblat’’ fashion. Tapi, di luar kamera, seberapa fashionable kalian?

Lind: Hmmm… Saya berusaha dan ingin menjadi fashionable. Memerankan Audrey di Gossip Girl begitu sulit karena dia tampil begitu bergaya. Di dunia nyata, saya selalu mencari pakaian yang nyaman tapi tetap keren. Bukannya pakai kaus usang dan training pants yang kalian pakai sejak SMP.

Smith: Saya merasa sekarang cukup fashionable. Saya sering mengeksplorasi mode saat ini. Kalau diri saya ketika SMA melihat saya saat ini, mungkin dia bakal kagum dan bangga. Seiring waktu, kita pasti memahami mana yang terlihat keren, tapi tetap enak dipakai.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts