Dua Tahun Tak Ada Kompetisi Internal, Regenerasi Persebaya Terancam – AEOmedia

  • Whatsapp
Dua Tahun Tak Ada Kompetisi Internal, Regenerasi Persebaya Terancam

AEOmedia.com | Liga Indonesia : Dua Tahun Tak Ada Kompetisi Internal, Regenerasi Persebaya Terancam, Dunia olahraga memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia kesebelahan di indonesia, Cek Langsung: Dua Tahun Tak Ada Kompetisi Internal, Regenerasi Persebaya Terancam.

– Tak hanya berdampak pada aktivitas Persebaya Surabaya, pandemi korona yang sudah lebih dari setahun melanda Indonesia juga membuat kompetisi internal megap-megap.

Read More

Dua musim sudah, kompetisi yang melahirkan banyak pemain berbakat untuk Green Force dan sepak bola Indonesia itu berhenti berputar.

Baca :  Persela Tampak Lebih Santai Dibandingkan Tim-Tim Lainnya - AEOmedia

Sebanyak 20 klub internal Persebaya yang biasa memutar kompetisi tiap musim hanya bisa meratapi nasib. Pandemi korona membuat mereka tidak berdaya.

’’Padahal, selama ini kompetisi internal ini tidak pernah berhenti. Ketika Persebaya dualisme, kami semua tetap memutar kompetisi. Tapi, di kala pandemi ini, kami hanya bisa pasrah,’’ kata Direktur Amatir Persebaya Saleh Hanifah.

Sebenarnya, musim ini Saleh dan 20 klub internal berencana memutar kompetisi. Namun, mengingat pandemi yang kian mengganas plus diberlakukannya PPKM darurat, pihaknya tidak tahu lagi bagaimana menghidupkan kompetisi internal Persebaya di masa seperti sekarang.

’’Kehilangan satu tahun kompetisi internal adalah sebuah kerugian bagi perkembangan pemain muda. Apalagi dua tahun. Saya tidak bisa membayangkan,’’ paparnya.

Baca :  Aji Santoso Sayangkan Kepergian Rivaldi Bawuo dari Persebaya - AEOmedia

Saleh menuturkan, 20 klub internal saat ini hanya bisa menunggu dan pasrah. Hanya bisa melakukan latihan secara sendiri-sendiri tanpa ada kejelasan kapan berkompetisi.

’’Jika dipaksakan pun, kami tidak akan mampu. Bayangkan, untuk kompetisi usia muda, berapa banyak biaya setiap pertandingan jika harus mengikuti prokes? Belum sewa lapangan,’’ katanya.

Asa untuk menggulirkan kompetisi internal sempat muncul dengan keberhasilan menggelar pramusim pada April lalu di Lapangan Karangan. Ajang tersebut juga sebagai seleksi pembentukan Persebaya U-15.

’’Tapi ternyata pandemi korona makin parah. Klub-klub menyadari dan kami hanya bisa pasrah,’’ tuturnya.

Bagi Persebaya, tidak adanya kompetisi internal jelas sangat merugikan. Jika kompetisi internal tidak diputar, otomatis tidak akan ada pemain muda yang muncul untuk membela tim kebanggaan arek Suroboyo di kemudian hari.

Baca :  Saat Berusia 100 Tahun Nanti, Persebaya Ingin IPO dan Juara - AEOmedia

’’Saya bertahun-tahun mengurus kompetisi internal. Baru kali ini saya merasa sangat sedih karena regenerasi pemain Persebaya akan terancam karena dua tahun tidak ada kompetisi,’’ ungkapnya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts