Alasan Para Pemain Tim Nasional Indonesia Sulit Bermain Rangkap – AEOmedia

  • Whatsapp
Alasan Para Pemain Tim Nasional Indonesia Sulit Bermain Rangkap

AEOmedia.com: Alasan Para Pemain Tim Nasional Indonesia Sulit Bermain Rangkap, beraneka ragam portal sport memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Alasan Para Pemain Tim Nasional Indonesia Sulit Bermain Rangkap.

– Stok pemain yang bisa merangkap di dua sektor dalam satu turnamen sangat minim. Sebelumnya PBSI pernah mencoba duet Tontowi Ahmad/Apriyani Rahayu. Namun, tahun lalu Tontowi memutuskan pensiun. Apriyani pun kembali fokus pada ganda putri.

Read More

Baca :  Sudah Mulai Siapkan Nama Pendamping Apriyani, Pengganti Greysia Polii - AEOmedia

Pelatih ganda campuran Richard Mainaky menjelaskan, di level atas agak sulit bagi pemain untuk merangkap. Ada berbagai faktor. Tiap negara pun mempunyai kasus yang berbeda.

”Untuk pemain Eropa, ini lebih karena jumlah pemain yang minim. Mau tidak mau mereka main rangkap. Lalu, untuk Tiongkok dan Jepang, saya kurang tahu persis, sepertinya memang fight semua sektornya,” ujar dia kepada Jawa Pos.

Richard menerangkan, sampai saat ini pemain rangkap masih ada di pelatnas. Tapi, hanya pemain muda yang mau merangkap.

Seperti Leo Rolly Carnando. Dia berpasangan dengan Daniel Marthin di ganda putra. Sedangkan di ganda campuran, dia bersama Indah Cahya Sari Jamil. Mereka diberi kesempatan rangkap untuk menambah jam terbang dan memetakan potensi pemain. Seiring berjalannya waktu, pelatih akan melihat pemain lebih berpotensi pada sektor mana.

Baca :  Soal Kans Main Rangkap, Apriyani Rahayu: Bisa Dipikirkan Lain Waktu - AEOmedia

”Agak sulit karena saat ini pemain belum bisa terlalu profesional ya. Kadang egonya tinggi ingin main dua (sektor). Tetapi, ketika satu sudah ada peluang, yang satu dilepas. Untuk antisipasi itu, pelatih harus lebih jeli melihat pemain cocok di mana,” tutur pelatih dari PB Djarum tersebut.

Pelatih ganda putri Eng Hiang sempat mengutarakan harapannya agar PBSI mempunyai program untuk pemain rangkap. ”Ini untuk booster kapasitas dan kualitas mereka agar lebih cepat. Di sini terkendala sejak awal sudah langsung lima sektor. Sampai sekarang hal ini belum terpecahkan,” ujar Eng Hian dalam konferensi pers virtual yang dipandu tim humas PP PBSI.



Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan paham seputar dunia olahraga dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Alasan Para Pemain Tim Nasional Indonesia Sulit Bermain Rangkap Ini menjadikan anda semakin tertarik

Baca :  Jadi Unggulan 2, Juara Dunia Junior dari Indonesia Punya Kans Juara - AEOmedia

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts