Cara Mudah Saat Puasa Cek Fluida pada Ruang Mesin – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com | Otomotif : Cara Mudah Saat Puasa Cek Fluida pada Ruang Mesin, Beragam portal motor dan mobil memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, Baca Ya: Cara Mudah Saat Puasa Cek Fluida pada Ruang Mesin.

– Mobil pribadi masih tetap menjadi pilihan utama dan menjadi salah satu moda transportasi paling aman bagi sebagian besar orang. Dari fenomena ini, tentunya Anda menginginkan mobil terus dalam kondisi optimal saat digunakan beraktivitas sehari-hari.

Biasanya sebelum berkendara, terkadang sering melewatkan pengecekan ringan kendaraan kita sendiri secara berkala sebelum digunakan. Misalnya saja pengecekan oli mesin, oli rem, oli power steering, air radiator, air washer dan air aki pada mobil.

Pabrikan mobil merek Daihatsu berikan tips mudah yang bisa dilakukan oleh siapa saja untuk mengecek fluida pada mobil. Agar berkendara jadi lebih aman, nyaman, dan menyenangkan.

“Ini merupakan tips untuk mengingatkan pemilik mobil agar bisa melakukan pengecekan mandiri secara berkala. Ini demi menjaga kondisi kendaraan agar dalam kondisi yang optimal,” ujar  Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT Astra Daihatsu Motor (ADM) kepada – Selasa (13/4).

Pertama-tama, pastikan kendaraan Anda diparkirkan di lokasi yang aman dan di berkontur tanah atau lantai yang rata. Lalu, buka kap mesin depan kendaraan dengan menarik knob pembebas kunci kap mesin.

Selanjutnya lakukan pengecekan fluida pada ruang mesin yaitu:

  1. Oli mesin: Hidupkan mesin beberapa saat hingga mencapai temperatur kerja, matikan mesin, tunggu beberapa saat agar oli mengalir kembali ke bagian bawah mesin. Ambil kain lap bersih, tarik dipstick oli mesin bersihkan dengan kain, masukan kembali dipstick sepenuhnya dan tarik, cek volume oli, ada 3 level oli mesin, yakni, Rendah, Normal, Berlebih. Pastikan oli mesin pada posisi normal, apabila rendah tambahkan oli mesin jenis yang sama .
  2. Oli Rem: Cari posisi master Cylinder rem, di sana terdapat reservoir untuk oli rem, periksa ketinggaian levelnya, apabila antara min dan max maka cukup, apabila posisi di min atau dibawahnya, tambahkan dengan oli rem yang sama sampai mencapai level max.
  3. Air Radiator: Periksa ketinggian air radiator coolant di tangki cadangan. Kekurangan air radiator dapat menyebabkan mesin overheat. Bila kurang, tambahkan dengan air radiator coolant dengan tipe yang sama.
  4. Air Wiper: Penggunaan air wiper saat menjalankan wiper sangat penting agar tidak merusak kaca. Pastikan air di tangki wiper juga dalam kondisi terisi penuh dengan melihat batas maksimal dari tangki air wiper. Apabila kurang tambahkan dengan air yang bersih.
  5. Air Aki: Air aki juga tidak kalah pentingnya, apabila tidak dilakukan pengecekan dan terlambat dalam menambahkan maka aki akan rusak. Pastikan level air aki pada posisi Upper dan Lower, apabila pada posisi Lower maka tambahkan air aki hingga mencapai level Upper.
  6. Power Steering (tipe hydraulic): Hidupkan mesin, setelah mesin pada suhu kerja, buka tutup reservoir kemudian periksa volume oli power steering, pastikan ada di batasan upper dan lower, apabila kurang dari batas bawah tambahkan oli power steering.

 

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts