Disanjung dunia, begini ngerinya Coast Guard RI berjuluk Monster Laut – AEOmedia

  • Whatsapp
Disanjung dunia, begini ngerinya Coast Guard RI berjuluk Monster Laut

AEOmedia.com | Berita Terkini : Disanjung dunia, begini ngerinya Coast Guard RI berjuluk Monster Laut, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Disanjung dunia, begini ngerinya Coast Guard RI berjuluk Monster Laut, Kami merangkum berita terbaru ini dari Beragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Badan Keamanan Laut Republik Indonesia (Bakamla RI) memiliki kapal patroli atau coast guard canggih bernama Tanjung Datu-1101. Bahkan, saking besar dan ganasnya kapal tersebut, sampai-sampai banyak pihak menjulukinya dengan sebutan ‘Monster Laut’. Lantas, benarkah sedemikian hebat?

Read More

Disitat dari sejumlah sumber, Senin 14 Juni 2021, Tanjung Datu merupakan kapal patrol buatan Indonesia yang biaya produksinya mencapai Rp208 miliar per unit. Kabarnya, ‘Monster Laut’ itu pertama kali beroperasi pada pertengahan 2018 lalu, dan mendapat sanjungan dari sejumlah negara tetangga.

Baca :  Bakamla Bantu Selamatkan Kapal Karya Indah yang Terbakar - AEOmedia
Foto: KR Jogja.

Karuan saja, untuk ukuran produk lokal—di mana Indonesia bukan produsen utama dalam hal alutsista global—kendaraan di matra laut tersebut terbilang luar biasa dengan spesifikasi mumpuni.

“KN Tanjung Datu-1101 merupakan tipe kapal patroli terbesar dan pertama dibangun di Indonesia,” ujar Kepala Bakamla RI saat itu Laksdya Ari Soedewo, dikutip dari Tribun.

“Seluruh tahapan pembangunan kapal, mulai dari perencanaan desain hingga konstruksi fisik dan instalasi sistem, murni dilaksanakan oleh tenaga ahli putra-putri bangsa dengan pengawasan penuh oleh satgas pembangunan kapal Bakamla RI serta disertifikasi Bureau Veritas sebagai badan klasifikasi kapal internasional,” lanjutnya.

Secara dimensi, panjang Tanjung Datu mencapai 110 meter dan lebar 15,5 meter. Kapal tersebut juga mampu melaju dengan kecepatan maksimum 18 knot dan kecepatan jelajah 15 knot. Sedang kemampuan lajunya bisa mencapai 4.600 nautical mile dan dapat berada di lautan selama 14 hari dengan awak kapal sebanyak 76 orang.

Baca :  Bakamla Bantu Selamatkan Kapal Karya Indah yang Terbakar - AEOmedia

Kemampuan Coast Guard RI ‘Tanjung Datu’

Kemampuan Tanjung Datu dalam melakukan pengamanan di lautan amat mumpuni lantaran lolos dalam uji kelayakan seperti Factory Acceptance Test (FAT/Uji Kelaikan Pabrik), Harbour Accepted Test (HAT/Uji Kelaikan Dermaga), dan Sea Accepted Test (SAT/Uji Kelaikan Laut).

Foto: Samudranesia.

Layaknya coast guard lainnya, kapal raksasa itu biasa digunakan untuk menanggulangi berbagai aksi pelanggaran di perairan dalam negeri. Selain masuknya kapal dari negara lain, pelanggaran yang kerap Tanjung Datu-1101 tindak ialah penyelundupan narkoba, perdagangan manusia, pencurian ikan, serta kegiatan perompak lain.

Selain itu, Tanjung Datu juga difungsikan untuk mengamankan Zona Ekonomi Eksklusif atau ZEE lantaran mendukung untuk operasi SAR, basis operasi drone intai, dan pendaratan helikopter.

Baca :  Bakamla Bantu Selamatkan Kapal Karya Indah yang Terbakar - AEOmedia

Sejauh ini, Tanjung Datu merupakan coast guard terbesar yang dimiliki Bakamla. Bahkan, menurut beberapa sumber, spesifikasi kapal tersebut mampu menandingi China Coast Guard (CCG) besutan Jiangnan Shipyard yang terkenal ngerinya. Keren sekali, bukan?

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts