Pantas Risma marah soal Papua, ternyata datang disambut organ tunggal – AEOmedia

  • Whatsapp
Tri Rismaharini (Risma)

AEOmedia.com | Berita Terkini : Pantas Risma marah soal Papua, ternyata datang disambut organ tunggal, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Pantas Risma marah soal Papua, ternyata datang disambut organ tunggal, Kami merangkum informasi terbaru ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

Informasi terbaru terkait kemarahan Menteri Sosial Tri Rismaharini yang mengancam pegawainya akan di mutasi ke Papua. Ternyata diketahui salah satu penyebabnya Risma marah karena saat datang ke Balai Wyata dirinya disambut organ tunggal.

Saat tiba alunan musik yang berasal dari organ tunggal untuk menyambutnya saat tiba di Balai Disabilitas Wyata Guna Bandung, Jalan Pajajaran, Kota Bandung  langsung menjadi bahan kemarahan Risma yang tengah meninjau fasilitas dapur umum milik Kementerian Sosial tersebut.

Sontak melihat ada organ tunggal yang menyetel lagu, sebagai bentuk penyambutan dari para pegawai Kementerian membuat Risma langsung mengungkap rasa ketidaksenangannya.

Tri Rismaharini (Risma) Foto: Grid health

Di depan para pegawainya, Risma menegur Kepala Balai Disabilitas Wyata Guna Bandung Sudarsono dan meminta agar organ tunggal tersebut dibereskan.

“Ini lagi Bapak, ngapain aku disiapi musik segala, mau tak tendang apa? Emang aku kesenengan apa ke sini?” bentak Risma, seperti dikutip kompas TV Rabu 14 Juli 2021.

Risma marah disambut organ tunggal

Permasalah organ tunggal yang menjadi perhatian atas kemarahan Risma berbuntut pada permasalah lain yang terdapat di balai tersebut. Beberapa perhatian Risam diantaranya cara kerja para pegawainya yang dinilai tidak sesuai dengan prosedur.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Foto Instagram @surabaya

Selain itu fasilitas memasak yang tidak sesuai menjadi pertanyaan mantan Wali Kota Surabaya terkait manajemen waktu fungsi dapur umum tersebut.

Kementerian Sosial mendirikan dapur umum untuk membantu para tenaga medis dan petugas pemakaman dalam menyiapkan makanan protein, dalam hal ini telur sebagai asupan protein para nakes dan pekerja pemakaman.

Risma meledak di Bandung rendahkan Papua

Kemarahan Risma sendiri meledak saat dirinya mengunjungi Balai Wyata Guna Kota Bandung yang menjadi lokasi dapur umum yang didirikan Kementerian Sosial.

Dapur umum darurat berupa tenda yang dibangun di Balai Wyata berfungsi untuk membantu pasokan makanan bagi para tenaga medis dan petugas pemakaman di tengah pandemi saat ini.

Dari dapur umum ini, Risma mengaku sering mendapat masukan terkait kebutuhan asupan makanan dari Rumah Sakit besar yang sedang berjuang membantu para pasien covid-19.

“Kita coba maksimalkan apa yang menjadi kebutuhan pangan kebutuhan petugas medis di rumah sakit seperti telur, petugas pemakaman juga kita berikan suplai makanan,” ungkap Risma.

Wali Kota Surabaya, Tri Rismaharini. Foto: Instagram/@tri.rismaharini

Pernyataan Risma tersebut menuai pro dan kontra, tak sedikit pihak menilai apa yang disampaikan politisi PDIP itu sebagai bentuk merendahkan Papua.

“Alam bawah sadar Ibu Risma merendahkan Papua. Tapi tak usah diperpanjang, mudah-mudahan tidak diulangi,” kata politisi Demokrat, Andi Arief di akun Twitternya, Selasa (13/7).

Hal senada juga disampaikan pengamat komunikasi politik Universitas Esa Unggul, M. Jamiluddin Ritonga. Baginya, aksi marah Risma itu bukanlah hal baru, melainkan sudah terjadi sejak masih menjabat sebagai Walikota Surabaya.

Menurut Jamiluddin, kemarahan Risma yang diiringi ucapan tak pantas sangat tidak layak disampaikan seorang menteri.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts