Kabar Aneh Medan Elektromagnetik dari Orang yang Divaksin Covid-19 – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com: Kabar Aneh Medan Elektromagnetik dari Orang yang Divaksin Covid-19, pada kesempatan kali ini AEOmedia.com akan membahas topik lain yaitu tentang Kabar Aneh Medan Elektromagnetik dari Orang yang Divaksin Covid-19, Kami merangkum informasi ini dari beraneka ragam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Kabar Aneh Medan Elektromagnetik dari Orang yang Divaksin Covid-19.

KABAR aneh yang satu ini menyebut adanya medan elektromagnetik di sekitar kepala orang yang baru saja divaksin Covid-19. Kabar itu dilengkapi video alat electromagnetic field sensor yang menyala saat didekatkan ke kepala seorang perempuan.

Read More

Baca :  Jumlah Vaksin Gotong Royong Individu Tersedia 1,5 Juta Dosis - AEOmedia

”Ada sesuatu yg ga beres dalam pakcin Di test pake alat EMF ada semacam radiasi elektomagnet di dalam tubuh orang yg sudah di pakcin,” tulis akun Facebook James Bowie pada 5 Juli 2021 (bit.do/AdaRadiasi). Sayangnya, tidak ada sumber informasi yang jelas dalam unggahan itu.

Mengutip situs resmi organisasi kesehatan dunia WHO, medan elektromagnetik ada yang memiliki paparan sangat tinggi dan berbahaya. Tapi, ada juga paparan medan elektromagnetik dengan tingkat rendah dan umumnya tidak dianggap berbahaya.

”Setiap orang terpapar pada kompleks campuran medan listrik dan magnet yang lemah, baik di rumah maupun di tempat kerja, dari pembangkitan dan transmisi listrik, peralatan rumah tangga, peralatan industri, hingga telekomunikasi dan penyiaran,” begitu keterangan dari situs WHO.

Portal berita Reuters juga mengulas isu medan elektromagnetik yang muncul setelah vaksinasi Covid-19. Menurut Reuters, tes pembacaan medan elektromagnetik itu jelas tidak membuktikan kalau vaksin Covid-19 memancarkan radiasi.

Baca :  Pemerintah tutup masjid selama PPKM, UAS ngamuk: Tak malu kau sama Allah? - AEOmedia

Matthew Laurens, associate professor dan peneliti vaksin di Fakultas Kedokteran Universitas Maryland, mengatakan, ada orang-orang yang terpapar medan listrik dan magnet kecil setiap hari. Itu tidak akan memengaruhi kesehatan seseorang. ”Tidak ada bukti bahwa paparan tingkat rendah merugikan dan memengaruhi kesehatan seseorang,” katanya.

Sementara itu, profesional medis di Meedan Health Desk mengatakan, hanya tingkat radiasi tertentu yang dapat memicu EMF tinggi. Disebutkan juga bahwa tidak ada bahan dalam vaksin mana pun yang merupakan sumber EMF pengion atau nonpengion.

Hal itu dipertegas pernyataan juru bicara tim vaksin Covid-19 Oxford-AstraZeneca bahwa tidak ada bahan vaksin yang akan memancarkan EMF. Juru bicara Pfizer Keanna Ghazvini juga memastikan bahwa dalam vaksin Pfizer-BioNTech Covid-19 tidak ada bahan yang akan menyebabkan medan elektromagnetik berbahaya. ”Apalagi keracunan radiasi,” kata Keanna Ghazvini.

Baca :  Kasus Kematian Harian Covid-19 Tertinggi di Dunia, PBNU: Prokes Ketat - AEOmedia

Demikian juga penjelasan dari produsen vaksin Moderna dan Johnson & Johnson. Mereka mengatakan tidak ada komponen vaksin mRNA yang mengandung bahan radioaktif. Apalagi sampai mengakibatkan seseorang memancarkan radiasi berbeda dari individu yang tidak divaksin. Anda dapat membacanya di bit.do/TakAdaEMF.

Baca Juga: MUI Minta Warga Patuhi Anjuran Salat Id di Rumah

FAKTA

Tidak ada satu pun vaksin Covid-19 dibuat dengan bahan yang memancarkan radiasi elektromagnetik.

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan perihal anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Kabar Aneh Medan Elektromagnetik dari Orang yang Divaksin Covid-19 Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan mudahnya mendapatkan informasi dari dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts