Indonesia Mitra Terlama Hannover Messe – AEOmedia

  • Whatsapp
Indonesia Mitra Terlama Hannover Messe

AEOmedia.com: Indonesia Mitra Terlama Hannover Messe, pada kesempatan kali ini AEOmedia akan membahas topik lain yaitu tentang Indonesia Mitra Terlama Hannover Messe, Kami merangkum informasi ini dari beraneka macam sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami.

– Indonesia mendapat peran strategis sebagai official partner country pada pameran teknologi industri terbesar di dunia, Hannover Messe. Senin malam (12/4) Presiden RI Joko Widodo dan Kanselir Jerman Angela Merkel meresmikan secara virtual pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition.

Read More

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyatakan, dengan menjadi partner country, Indonesia menunjukkan selangkah lebih maju daripada negara kompetitor. ”Selain itu, Indonesia akan menjadi special display pada ajang Hannover Messe 2022 dan menjadi partner country kembali pada 2023 yang akan dilaksanakan dengan pameran fisik apabila pandemi berakhir,” jelas Agus kemarin (13/4).

Hannover Messe tahun ini diselenggarakan secara digital pada 12–16 April. Format baru tersebut menyesuaikan kondisi saat ini sebagai dampak pandemi Covid-19. ”Dalam masa pandemi yang mengubah gaya hidup, cara berinteraksi, hingga aktivitas ekonomi masyarakat, keikutsertaan Indonesia dalam Hannover Messe 2021 kali ini diselenggarakan secara digital sehingga dapat memberikan keleluasaan,” tambahnya.

Baca :  Airlangga Sebut Hannover Messe 2021 Ajang Perluas Pasar Ekspor - AEOmedia

Tahun ini Indonesia menampilkan 156 ekshibitor yang dikelompokkan ke dalam enam topik. Yaitu, automation, motion, and drives; digital ecosystems; energy solutions; engineered parts & solutions; new work; serta global business & markets.

Dari jumlah tersebut, kontribusi ekshibitor terbesar berasal dari perusahaan besar sebanyak 65 perusahaan. Lalu, start-up 63 perusahaan, BUMN 14 perusahaan, 8 kawasan industri, 4 kementerian/lembaga, serta 2 asosiasi industri. ”Dari 156 ekshibitor, 93 di antaranya merupakan pendaftar baru dan 63 ekshibitor mendaftarkan diri mengikuti Hannover Messe 2020. Artinya, antusiasme para pelaku industri kita sangat besar pada event ini,” papar Agus.

Sementara itu, Presiden Jokowi saat pembukaan Hannover Messe 2021 Digital Edition menuturkan, transformasi teknologi, khususnya teknologi digital, semakin penting di masa pandemi. Transformasi teknologi harus memberikan lompatan yang besar. Tidak hanya membawa dunia keluar dari pandemi Covid-19.

Baca :  Airlangga Sebut Hannover Messe 2021 Ajang Perluas Pasar Ekspor - AEOmedia

Presiden menuturkan, menjelang satu abad kemerdekaan pada 2045, Indonesia bersiap mewujudkan visi Indonesia Emas melalui Industri 4.0. ”Ekonomi digital dan Industri 4.0 Indonesia tercepat di Asia Tenggara,” kata Jokowi. Itu ditunjukkan dengan pertumbuhan start-up yang semakin masif. Indonesia memiliki 2.193 start-up. Ada juga 5 unicorn dan 1 decacorn.

Pada 2025, Industri 4.0 diperkirakan berkontribusi pada produk domestik bruto (PDB) Indonesia dengan jumlah mencapai USD 133 miliar. Presiden memprediksi, pada 2030 Indonesia menjadi 10 besar kekuatan ekonomi global. ”Pada 2030, jumlah usia produktif di Indonesia tumbuh dua kali lipat,” kata Jokowi.

Saat ini ada sekitar 252 proyek investasi Jerman di Indonesia dengan nilai sekitar USD 128 juta. Proyek investasi Jerman di Indonesia tersebut masih didominasi sektor perdagangan dan reparasi pendidikan, hotel dan restoran, industri logam dasar, barang logam, mesin dan elektronik, serta industri kimia dasar, barang kimia, dan farmasi.

Sekilas mengenai Hannover Messe, event tersebut merupakan pameran dagang terbesar dunia untuk teknologi industri. Hannover Messe memiliki eksposur yang kuat di dunia internasional.

Baca :  Airlangga Sebut Hannover Messe 2021 Ajang Perluas Pasar Ekspor - AEOmedia

Indonesia mendapat kesempatan emas menjadi official partner country pada Hannover Messe 2021. Kesempatan itu terbilang spesial karena Indonesia merupakan negara pertama di ASEAN yang mendapatkannya. Bahkan, Deutsche Messe AG (DMAG) sebagai penyelenggara memberikan kesempatan kepada Indonesia untuk dua kali menjadi negara mitra, yaitu pada 2021 untuk pameran dalam platform digital serta 2023 dalam penyelenggaraan secara langsung. Selain itu, Indonesia akan menjadi special feature pada Hannover Messe 2022. Itu menjadikan Indonesia sebagai negara mitra terlama sepanjang sejarah Hannover Messe.

Setiap tahun satu negara terpilih sebagai partner country Hannover Messe. Di antaranya, India (2015), Amerika Serikat (2016), Polandia (2017), Meksiko (2018), dan Swedia (2019). ”Kehadiran Indonesia sebagai official partner country secara digital akan berlangsung selama setahun sehingga kita bisa memaksimalkannya untuk mempromosikan kemampuan teknologi industri di tanah air,” tandas Menperin.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts