Recall, Pemilik Avanza Sampai Alphard Bisa Periksa ke Bengkel Toyota – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com | Otomotif : Recall, Pemilik Avanza Sampai Alphard Bisa Periksa ke Bengkel Toyota, beraneka macam informasi trends otomotif memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, Simak Gan: Recall, Pemilik Avanza Sampai Alphard Bisa Periksa ke Bengkel Toyota.

– – Pengguna mobil Toyota model-model ini di Indonesia ada baiknya segera melakukan pengecekan ke bengkel resmi. Hal tersebut lantaran ada kabar mengejutkan dari PT Toyota Astra Motor (TAM) yang resmi mengumumkan aktivitas recall Avanza dan beberapa model mobil lainnya seperti Rush.

Read More

Penarikan kembali unit yang sudah dibeli konsumen ini untuk perbaikan komponen fuel pump (pompa bahan bakar) dan juga brake booster atau komponen vital pengereman. Aktivitas “recall” atau penarikan kembali produk yang sudah ada di tangan konsumen sendiri merupakan hal yang sudah umum terjadi, termasuk bagi produsen kendaraan bermotor.

Baca :  Toyota Pajang Sepuluh Mobil Listrik di IIMS 2021 - AEOmedia

Di Toyota, recall diklaim dilakukan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan untuk menjamin kualitas produk dan menjaga keamaan dan keselamatan pelanggan. Di Indonesia sendiri, kegiatan recall dilakukan Toyota-Astra Motor (TAM) selaku distributor kendaraan Toyota di tanah air.

“Sejalan dengan global initiative principal Toyota Motor Corp, aktivitas recall pada produk tertentu telah dilakukan TAM sejak bertahun-tahun sebagai wujud komitmen kami dalam mengutamakan keamanan dan keselamatan pelanggan,” sebut Henry Tanoto, AEOmedia President Director PT Toyota-Astra Motor melalui keterangan tertulisnya.

Dia melanjutkan, aktivitas recall yang meliputi proses pengecekan dan penggantian parts sangat mudah dilakukan di bengkel resmi Toyota dan tanpa dikenakan biaya.

Seluruh jaringan bengkel Toyota yang saat ini berjumlah 298 bengkel yang tersebar di seluruh wilayah di Indonesia juga dilibatkan untuk memastikan pelanggan segera melakukan pengecekan dan penggantian komponen kendaraannya.

Pada setiap aktivitas recall, Toyota menginformasikan hal tersebut kepada pelanggan melalui berbagai saluran komunikasi, baik melalui surat resmi maupun melalui media massa dan situs resmi Toyota.

Baca :  Jika Pesan Sekarang, Kapan Toyota Raize Tiba di Tangan Konsumen? - AEOmedia

Jika kendaraannya masuk ke dalam program ini, maka pelanggan dapat langsung menghubungi bengkel resmi Toyota terdekat atau yang diinginkan, untuk dilakukan pengecekan dan penggantian komponen kendaraan jika diperlukan.

Sebelumnya, TAM sudah melakukan aktivitas recall terkait masalah komponen pompa bahan bakar pada kendaraan pada bulan Juli 2020 lalu. Pada saat itu, Alphard produksi tahun 2017—2018, Corolla produksi tahun 2018, FJ Cruiser produksi tahun 2013—2014, dan Kijang Innova, Fortuner, dan Hilux produksi tahun 2017—2019 masuk dalam aktivitas recall ini.

Sejak pemberitahuan secara resmi kepada pelanggan pada akhir Juli tahun lalu hingga saat ini berjalannya aktivitas recall ini, lebih dari 60 persen dari total kendaraan yang terlibat pada saat itu sudah dicek dan diperbaiki komponennya di bengkel resmi Toyota.

Sebagai kelanjutan dari upaya untuk menjamin keselamatan pelanggan, Toyota terus melakukan monitor di lapangan dan melakukan pengecekan apakah model-model lainnya juga mengalami hal serupa.

Baca :  Jelang Hari Raya, Punya Mobil Baru Makin Mudah - AEOmedia

Berdasarkan hasil pengecekan, Toyota memperluas cakupan model-model yang masuk ke dalam aktivitas ini, yaitu Alphard tahun produksi 2017-2019.

Model C-HR tahun produksi 2018-2019, Corolla tahun produksi 2019, Camry tahun produksi 2019, Voxy tahun produksi 2018-2019, Kijang Innova tahun produksi 2018-2019, Fortuner tahun produksi 2018-2019, Hilux tahun produksi 2019, Avanza tahun produksi 2017-2019, dan Rush tahun produksi 2017-2019 juga masuk dalam program recall ini.

Selain aktivitas penggantian komponen fuel pump pada beberapa model tertentu, TAM juga menghimbau pemilik Hilux dengan tahun produksi Juni—Desember 2018 untuk melakukan pengecekan dan jika diperlukan melakukan penggantian pada komponen brake booster.

Hal itu disebabkan karena adanya potensi yang dapat mempengaruhi mekanisme kinerja proses pengereman. Pengerjaan pengecekan dan penggantian brake booster ini berlangsung sekitar 0,5 – 3,5 jam.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts