Ricky Subagja Fokus Bibit Muda dan Perjuangkan Dana Pensiun Atlet – AEOmedia

  • Whatsapp
Ricky Subagja Fokus Bibit Muda dan Perjuangkan Dana Pensiun Atlet

AEOmedia.com: Ricky Subagja Fokus Bibit Muda dan Perjuangkan Dana Pensiun Atlet, beraneka macam berita olah raga memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Ricky Subagja Fokus Bibit Muda dan Perjuangkan Dana Pensiun Atlet.

Prestasi Ricky Achmad Soebagja (Ricky Subagja) terbilang lengkap. Bersama partnernya Rexy Mainaky, ganda putra Indonesia era 90-an itu meraih emas Olimpiade 1996 dan merajai event bulu tangkis dunia. Jawa Pos baru-baru ini berbincang dengan sosok yang awet muda tersebut.

Read More

Halo apa kabar Anda?

Halo, iya baik alhamdulillah.

Setelah tidak menjadi atlet, Anda sering menjadi bagian di kepengurusan PBSI dan juga sebagai politikus. Bagaimana membagi waktunya?

Kalau jadi pengurus, saya sejak Pak Gita Wirjawan sebagai Ketum (2012–2016), Pak Wiranto (2016–2020), dan Pak Agung Firman Sampurna (periode 2020–2024). Ini periode ketiga. Memang saya kan besar di cabang ini. Jadi, apa pun memang kalau saya dibutuhkan di kepengurusan dan sayanya bisa, saya siap. Kalau sebagai politikus, saya masih berjuang. Tapi, tetap, harapan saya ke depan terjun di politik ini tidak jauh-jauh dengan kondisi olahraga secara keseluruhan. Tidak hanya (untuk, Red) bulu tangkis.

Saat ini Anda dipercaya untuk mengisi posisi Subid pengembangan prestasi daerah. Apa saja kerja dan target utama ke depan?

Baca :  AIA Gandeng CIMB Niaga Tawarkan Solusi Perencanaan Dana Pensiun - AEOmedia

Yang pasti kerja dan gerak ke daerah. Ujung tombak atlet-atlet yang masuk ke pelatnas itu kan dari klub. Klub dari kejuaraan-kejuaraan. Memang saat ini karena pandemi, sirnas (sirkuit nasional) belum bergulir dan direncanakan kemungkinan setelah Lebaran. Intinya, saya memantau dan kerja sama dengan binpres daerah perkembangan atlet-atlet dan klub yang ada di daerah. Cikal bakal untuk masuk di pelatnas.

Terkait politik, apa sih gol utama Anda?

Saya dari awal ketika pensiun pada 2001 sering kali, menurut saya ya, kepedulian di olahraga, tidak hanya bulu tangkis masih kurang. Bagaimana seorang atlet yang sudah mengharumkam negara dan mengibarkan bendera dan mengumandangkan Indonesia Raya harus mendapat dana pensiun. Awalnya di situ. Ini saya diskusi tidak hanya di bulu tangkis, tapi di cabor lain. Tujuannya, selain pensiun atlet, saya ingin menggugah peran pemerintah terhadap dunia olahraga. Karena di negara-negara yang dulunya sempat belajar di Indonesia saat ini (justru, Red) lebih baik.

Apa saja efek jika dana pensiun bagi atlet berprestasi turun?

(Tujuan, Red) ini akhirnya bagaimana olahraga terus berkembang dan orang tua tetap mendorong putra putrinya di olahraga. Kalau tidak ada kejelasan kan memang jadi satu kekhawatiran orang tua. Tapi, kalau ada satu jaminan dalam arti uang memang berprestasi ya. Apalagi bulu tangkis yang selama ini keikutsertaan pada 1992 sering mendapat medali emas. Di Olimpiade, tidak mudah meraih medali. Keikutsertaannya saja memang tidak mudah. Karena tidak semua orang (ikut serta), jadi sangat layak untuk bisa dapat dana pensiun. Kita harus hargai prestasi-prestasi di SEA Games hingga Olimpiade.

Baca :  AIA Gandeng CIMB Niaga Tawarkan Solusi Perencanaan Dana Pensiun - AEOmedia

Sejauh ini perkembangannya bagaimana?

Sempat ketika Menpora Pak Imam Nahrawi, wacana itu sudah didorong. Sudah diusahakan kalau pensiun belum ada undang-undang bisa pakai keppres. Kalau keppres ini kan sewaktu-waktu Presiden berganti bisa berubah lagi. Sejauh ini menurut saya masih jauh dari harapan ya.

Bukannya saat ini atlet berprestasi disalurkan jadi PNS?

Salah satu contoh yang sudah berjalan memang disalurkan menjadi PNS. Menurut saya, kalau PNS kan semua orang bisa. Tapi, kalau di olahraga atau seni, budaya, dan pendidikan itu kan luar biasa. Untuk kelas Olympian saja, baru 12 orang dari Indonesia. Jadi, harus ada satu kebijakan yang menentukan.

Itu di legislatif buat undang-undang.

Berbeda dengan mantan rekan, Richard-Rexy Mainaky yang ngelotok jadi pelatih, sedangkan Anda lebih banyak di luar kepelatihan. Ada alasannya?

Memang saya dari awal belum sempat atau belum pernah menjadi pelatih secara langsung. Jujur saya terjun di bulu tangkis sejak kecil. Usia 7 tahun. Dari saya hobi, masuk klub, pelatda, dan pelatnas. Dari hobi menjadi profesi. Lebih kurang 30 tahun lah. Saya (memang, Red) ada keinginan setelah pensiun mencoba di bidang lain. Meskipun saya bilang di awal. Kalau PBSI membutuhkan, saya siap karena saya juga ingin memberikan pengalaman. Saya sangat terbuka untuk itu. Sehingga, tidak memutuskan untuk jadi pelatih. Karena pagi sore sudah di lapangan.

Baca :  AIA Gandeng CIMB Niaga Tawarkan Solusi Perencanaan Dana Pensiun - AEOmedia

Setelah Olimpiade Beijing 2008, belum ada lagi ganda putra yang berhasil naik podium. Bagaimana menurut Anda peluang di Olimpiade Tokyo nanti?

Kalau peluang sangat besar karena Marcus Gideon/Kevin Sanjaya saat ini nomor satu dunia. Ada juga M. Ahsan/Hendra Setiawan. Tapi, kalau untuk keberhasilan, sejak 1998, khususnya di ganda putra, menurut saya, kembali lagi bagaimana persiapannya. Kalau dari segi SDM-nya, ganda putra tidak pernah kekurangan. Pada 2012 harapan pada Ahsan/Hendra di luar dugaan gagal. Padahal, kans besar saat itu.

Kalau harus memilih salah satu, mana yang Anda pilih: jadi pelatih, komentator, atau politikus?

Dunia politik masih mencoba. Tapi, intinya semua ini saya menikmati saja. Kalau atlet ada masanya, pelatih harus ada niat yang besar karena tidak mudah. (Pelatih) harus komit untuk menciptakan juara-juara dunia

Terakhir, Anda sering dibilang baby face, ada resep nggak?

Kalau saya sih tidak ada resep khusus lah. Jalanin saja kita. Hahaha.



Kesimpulan
Dari sedikit kabar di atas semoga memberikan tambahan mengenai seputar dunia olahraga dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Ricky Subagja Fokus Bibit Muda dan Perjuangkan Dana Pensiun Atlet Ini menjadikan anda tambah tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts