Hidden Lighting untuk Interior Beri Nuansa Dramatis dan Homey – AEOmedia

  • Whatsapp
Hidden Lighting untuk Interior Beri Nuansa Dramatis dan Homey

AEOmedia.com: Hidden Lighting untuk Interior Beri Nuansa Dramatis dan Homey, Beragam berita rumah memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia olahraga, maka dari itu AEOmedia.com Akan membahas yang sedang unik di perbincangkan yaitu Hidden Lighting untuk Interior Beri Nuansa Dramatis dan Homey.

Furnitur mewah, sudah. Wallpaper cantik, sudah. Tapi, mengapa ruangan terasa flat? Salah satunya mungkin karena kurangnya permainan lighting atau pencahayaan. Cobalah mengeksplorasi hidden lighting.

RUMAH seluas 410 meter persegi di Sidoarjo, Jawa Timur, ini memiliki dominasi warna putih yang memberi kesan clean. Desainer interior Louise Marcel memadukan-nya dengan warna abu-abu dan cokelat muda yang diterapkan lewat wallpaper dan beberapa furnitur. Misalnya, sofa. Meski didominasi putih, rumah itu jauh dari kesan dingin dan kaku. Hal itu berkat permainan lighting yang ciamik.

Menurut Marcel, pencahayaan ruangan bisa dibagi menjadi tiga jenis. Yakni, pencahayaan general, spot, dan hidden. Pencahayaan general berupa satu lampu di tengah yang memancarkan cahaya ke sebagian besar area ruangan. Spot lighting adalah pencahayaan yang menyorot area atau objek tertentu.

Lalu, hidden lighting merupakan jenis pencahayaan tersembunyi, hanya pendar lampunya yang memancar di balik objek tertentu. Marcel menerapkan ketiganya. Misalnya, di area ruang keluarga. Terdapat dua pencahayaan general pada bagian plafon. Kemudian, dipermanis dua spot lighting pada dindingnya. Dua lampu itu menyoroti objek berupa frame foto di atas dua side table di kanan dan kiri sofa.

Ruangan tersebut terasa dramatis berkat hidden lighting yang tersembunyi di balik background ruang tamu. Background itu punya motif serupa marmer yang dilukis dengan tangan. Hidden lighting sukses menjadikannya focal point ruangan itu.

FOCAL POINT: Pendar cahaya yang muncul lewat hidden lighting memperindah area musala, ruang keluarga, kamar mandi, hingga kamar tidur. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

Marcel melanjutkan, hidden lighting juga bisa menonjolkan area lekukan yang unik dalam interior. Dalam rumah tersebut, contohnya adalah dinding pada area musala. Yakni, terdapat lekukan berbentuk kubah masjid dengan kaligrafi lafaz Allah yang menarik. ’’Adanya hidden lighting membuatnya jadi focal point,’’ tandas owner Cozy Living tersebut.

Di samping itu, hidden lighting juga bisa berperan sebagai pencahayaan utama. Contohnya ada di area pantri dan ruang makan. Hidden lighting tersembunyi mengelilingi lekukan plafon. Marcel menambahkan satu lampu gantung ber-statement sekaligus menambah sumber cahaya. Hal serupa diterapkan di kamar utama. Bahkan di kamar utama tidak ada lampu gantung. ’’Cukup dinyalakan hidden lamp-nya aja udah terang,’’ ujarnya.

Keseluruhan permainan lighting membuat suasana rumah yang hampir serbaputih itu jauh lebih dramatis dan homey. ’’Penataan interior dan furniturnya yang bagus, tapi kalau pencahayaannya enggak ditata, nuansanya akan sangat jauh berbeda,’’ tandas Marcel.

FOCAL POINT: Pendar cahaya yang muncul lewat hidden lighting memperindah area musala, ruang keluarga, kamar mandi, hingga kamar tidur. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

CHECKLIST

PILIH LAMPUNYA

Gunakan jenis lampu LED setrip untuk hidden lighting. Jenis lampu itu berbentuk seperti kabel sehingga mudah untuk menyesuaikan bentuk objek tempat lampu itu disembunyikan. Tinggal sesuaikan panjangnya dengan keliling objek tersebut.

WARM WHITE

Menurut Marcel, lampu general, spot, dan hidden sebaiknya memiliki warna yang sama. Yakni, kuning atau warm white. Sebab, warna itu bisa menimbulkan efek ruangan lebih ”hangat” dan dramatis. Tapi, kalau kurang suka pencahayaan kuning, general lighting bisa menggunakan warna putih.

PENEMPATAN

Selain di plafon dan background ruang tamu, hidden lighting juga bisa diterapkan di dalam rak atau lemari lho. Fungsinya, mempermudah kita dalam mengambil barang. Hidden lighting juga bisa diletakkan di balik cermin pada kamar mandi untuk memberikan nuansa yang cozy.

FOCAL POINT: Pendar cahaya yang muncul lewat hidden lighting memperindah area musala, ruang keluarga, kamar mandi, hingga kamar tidur. (ALFIAN RIZAL/JAWA POS)

  • Desainer Interior: Louise Marcel
  • Lama pengerjaan: 6 bulan
  • Luas bangunan: 410 m2

Kesimpulan
Dari sedikit bahan di atas semoga memberikan tambahan pendapat seputar dunia design rumah dari seluruh dunia. Semoga artikel yang membahas Hidden Lighting untuk Interior Beri Nuansa Dramatis dan Homey Ini menjadikan anda tambah tertarik

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts