Ketika Penjaga Gawang Tampil sebagai Bintang – AEOmedia

  • Whatsapp
Ketika Penjaga Gawang Tampil sebagai Bintang

AEOmedia.com | Liga Indonesia : Ketika Penjaga Gawang Tampil sebagai Bintang , Dunia olahraga memang tidak akan pernah ada habisnya jika di bahas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru di dalam dunia sepak bola di indonesia, Baca Ya: Ketika Penjaga Gawang Tampil sebagai Bintang .

– Pertandingan heroik dan dramatis tersaji dalam leg kedua babak semifinal Piala Menpora di Stadion Manahan, Solo, tadi malam. Persija Jakarta memastikan diri lolos ke final lewat drama adu penalti yang sangat mendebarkan melawan PSM Makassar. Skor akhir 4-3 untuk keunggulan Macan Kemayoran –julukan Persija.

Read More

Dua penjaga gawang, yaitu Hilman Syah (PSM) dan Andritany Ardhiyasa (Persija), menjadi pusat perhatian. Bagaimana tidak, Hilman Syah mampu empat kali menghalau tendangan penalti dari pemain-pemain Persija.

Baca :  Harus Kejar 3 Gol, Kehilangan 3 Pemain Utama, Misi Persib Berat - AEOmedia

Yaitu, Marko Simic, Riko Simanjuntak, Sandi Sute, dan Novri Setiawan. Sedangkan Andritany dua kali melakukannya, termasuk eksekusi penentuan dari kapten PSM Makassar Zulkifli Syukur.

Aksi berkelas Hilman Syah pun mendapat pujian dari banyak pihak. Termasuk dari sang pelatih Syamsuddin Batolla. Syamsuddin angkat topi atas apa yang sudah dilakukan Hilman Syah.

Bagi dia, kiper asal Kabupaten Jeneponto itu adalah pahlawan tim. Penampilannya di bawah mistar ikut membawa PSM melaju sampai ke semifinal.

’’Saya kira kiper saya cukup bagus dalam semua pertandingan. Artinya, dia memang jadi pemain kunci saya di bawah mistar. Kekalahan malam ini hanya karena penalti saja,’’ terangnya.

Bagi Syamsuddin, PSM kalah hanya karena kurang beruntung. Menurut dia, adu penalti bukan lagi masalah skill ataupun kualitas taktik di lapangan. ’’Saya tidak mau banyak berbicara soal hasil pertandingan. Adu penalti itu masalah keberuntungan saja. Siapa pun bisa gagal, entah itu pemain bintang atau pemain biasa,’’ tegasnya.

Baca :  Di Turnamen Ini Target Saya Dua: Persija Juara dan Jadi Pemain Terbaik - AEOmedia

Walau kalah, PSM tetap akan bangkit. Dia berharap bisa memenangkan pertandingan untuk memperebutkan peringkat ketiga. ’’Insya Allah kami ingin jadi pemenangnya. Kami punya beberapa hari untuk persiapan,’’ katanya.

Sementara itu, pelatih Persija Sudirman sangat senang bisa membawa klubnya melaju ke final. Hal itu jadi bukti bahwa Macan Kemayoran punya mental juara.

’’Saya hanya memberi cara bagaimana memenangkan pertandingan. Bukan untuk bermain bagus ataupun indah. Intinya, masuk ke lapangan untuk menang,’’ ungkapnya.

Karena itu, dia tidak peduli dengan anggapan Persija menang beruntung. Persija yang bermain dengan mayoritas pemain bintang justru sulit menang bermain normal selama 90 menit melawan PSM yang full lokal. ’’Yang jelas, kami melaju ke final,’’ paparnya.

Baca :  Punya Skuad Unik, Bawa Pemain Kembar ke Piala Menpora - AEOmedia

Soal Simic yang belum juga menunjukkan performa maksimal, malah gagal mengeksekusi penalti, Sudirman membelanya. Menurut dia, pemain asing asal Kroasia itu masih butuh waktu untuk mengembalikan performanya.

’’Persiapan untuk Piala Menpora juga minim. Insya Allah hanya butuh waktu dan Simic akan kembali ke performa awalnya,’’ harapnya.

Lantas, ditanya lebih memilih lawan siapa di final nanti, Persib Bandung ataukah PSS Sleman yang baru akan bermain pada leg kedua semifinal malam nanti, Sudirman tidak bisa menjawab. Bagi dia, dua calon lawan tersebut sama-sama berat. ’’Sama-sama punya pemain berkualitas yang patut diwaspadai,’’ jelasnya.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts