Info kecelakaan Elf Terguling Dua Kali, Meluncur 500 Meter, Seorang Penumpang Tewas – AEOmedia

  • Whatsapp
Jawapos

AEOmedia.com: Elf Terguling Dua Kali, Meluncur 500 Meter, Seorang Penumpang Tewas, dan uniknya lagi selalu ada hal baru kecelakaan transportasi di indonesia, Simak Informasi tentang Elf Terguling Dua Kali, Meluncur 500 Meter, Seorang Penumpang Tewas.

– Agenda wisata rombongan mahasiswa Universitas Islam Madura (UIM) kemarin (23/2) harus berakhir tragis. Minibus Isuzu Elf yang ditumpangi 15 mahasiswa terguling di tikungan Sengkan Mayit, tak jauh dari turunan Erek-Erek, kawasan wisata alam Ijen.

Read More

Akibat kecelakaan tersebut, seorang mahasiswa yang bernama Kholid Firdaus, 23, asal Desa Ganis, Kecamatan Pademmau, Kabupaten Pamekasan, meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, tiga mahasiswa lainnya mengalami luka berat dan harus menjalani perawatan di IGD RSUD Blambangan. Selebihnya dinyatakan selamat, tetapi masih mendapatkan perawatan kesehatan di Puskesmas Licin.

Dari keterangan yang diperoleh Jawa Pos Radar Banyuwangi, rombongan yang berisi 15 mahasiswa, satu sopir, dan satu sopir cadangan itu baru saja turun dari Paltuding, lereng Ijen. Mereka hendak melanjutkan perjalanan wisata menuju Pantai Pulau Merah, Pesanggaran.

Baca :  Kecelakaan transportasi Tabrakan Mautbdi Tuban, Enam Tewas - AEOmedia

Setelah melewati turunan Erek-Erek, Elf nopol M 7315 A itu mendadak mengalami rem blong. Sopir Elf, Andi Sahril Romadan, 29, berusaha mengendalikan kendaraan yang dikemudikan karena di depannya ada mobil travel yang melaju dari arah yang sama. Andi cepat-cepat membanting setir ke arah kanan dengan harapan bisa mendahului mobil travel Hi Ace berwarna putih di depannya.

Nahas, dari arah berlawanan, ternyata melaju pikap L-300 berwarna hitam. Karena jarak yang sudah terlalu dekat, tabrakan antara Elf dan pikap tak bisa dihindari. Andi sempat membanting setir ke arah kiri setelah menabrak pikap. Namun, kendaraan yang dia kemudikan tidak bisa dikendalikan.

Setelah meluncur sejauh 500 meter, Elf yang ditumpanginya kemudian terpental dan teguling ke arah kanan. ”Saya tidak ingat berapa kali terpental. Setelah saya banting setir ke kiri, mobil sempat keluar dari jalan. Kemudian, bangun-bangun saya sudah ada di pinggir jalan,” ujar Andi.

Baca :  27 Tahun Menikah, Bill Gates dan Istri Bercerai - AEOmedia

Pria yang sudah lima tahun menjadi sopir itu mengaku, sebelum berangkat ke Ijen, dirinya memastikan bahwa kondisi fisik mobil baik-baik saja. Rem blong baru diketahui beberapa saat sebelum kecelakaan terjadi, tepatnya setelah menuruni Erek-Erek.

”Kecepatan mobil biasa-bisa saja, tidak terlalu kencang. Paling hanya 40 kilometer per jam. Saya juga baru sekali ini ke Ijen. Karena tidak tahu medan, saya melaju pelan-pelan. Meski sudah saya hand rem, mobil tidak mau berhenti. Ini sudah musibah, bagaimana lagi” katanya.

Kanitlaka Satlantas Polresta Banyuwangi Iptu Ardhy Bita Kumala membenarkan adanya kecelakaan yang menimpa rombongan wisatawan dari Madura tersebut. Menurut dia, Elf yang dikemudikan Andi sempat terguling sebanyak dua kali ke arah kanan setelah menyerempet L-300 dan kembali pada posisi berdiri. Jika mendengar kesaksian sopir, salah satu faktor penyebab kecelakaan adalah ketidakpahaman sopir dengan medan Ijen.

”Sopir dianggap lalai dan tidak mengontrol kondisi kendaraan,” ujarnya.

Rencananya, rombongan mahasiswa tersebut mengunjungi sejumlah tempat wisata di beberapa lokasi di Banyuwangi. Setelah mendaki Ijen, rencananya mereka pergi ke Pulau Merah.

Baca :  Kecelakaan lalu lintas Truk Pengangkut Minyak Goreng Terguling Saat Menikung - AEOmedia

Sopir L-300, Sa’i, 54, asal Desa Jambesari, Kecamatan Giri, mengalami patah tulang kaki. Dia ikut dirujuk ke RSUD Blambangan.

”Korban yang meninggal posisinya berada di kursi nomor dua dari belakang. Kemungkinan terjepit setelah terguling dua kali,” ujar Ardhy.

Banting Setir, Malah Terguling

  • Pukul 08.00, rombongan mahasiswa UIM mengendarai Elf nopol M 7315 A. Mereka baru turun dari Paltuding setelah mendaki puncak Ijen.
  • Pukul 09.00, Andi Sahril, sopir Elf, merasa rem mobilnya blong saat melewati turunan erek-erek.
  • Di depan kendaraannya melaju mobil Hiace. Andi berusaha mendahuluinya.
  • Pada saat bersamaan, dari arah depan muncul Mitsubishi L-300 nopol P 8634 VB. Karena jarak terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindari.
  • Setelah menabrak pikap, Andi sempat banting setir ke kiri. Elf kemudian keluar jalur.
  • Andi kembali membanting setir ke kanan, tetapi mobil malah terguling dua kali sebelum akhirnya berhenti di tepi jalan.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin.
Repost for: AEOmedia.com

Related posts