Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel – AEOmedia

0
20
Jawapos

AEOmedia.com: Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel, pada kesempatan kali ini AEOmedia.com akan membahas topik lain yaitu tentang Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel, Kami merangkum informasi ini dari berbagai sumber untuk kami sajikan ke pengunjung setia kami dengan judul Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel.

KABAR palsu yang mengiringi program vaksinasi Covid-19 kembali muncul. Kali ini, beredar kabar bahwa vaksinasi di Israel hanyalah pura-pura. Kabar itu disertai rekaman CCTV tentang aktivitas penyuntikan vaksin di Israel. Petugas kesehatan tidak menyuntikkan jarum ke lengan, tapi ke belakang tubuh orang yang divaksin.

”Tu liat kelakuan Yahudi ngebohongin dunia se olah² di vaccine padahal tdk, dia ga tau ada cctv yg lg ngerekam,” tulis pemilik akun Twitter @FKadrun pada 24 Maret lalu. Hingga kemarin, video itu telah di-retweet hingga 430 kali (bit.do/DibohongiVaksin).

Baca :  Bandingkan dengan Sinovac, Ahli Hongkong Puji Vaksin Pfizer-BioNTech - AEOmedia

Video berdurasi 23 detik tersebut memang berasal dari rekaman CCTV. Saat petugas kesehatan pura-pura menyuntikkan vaksin, di depannya ada orang yang merekam degan smartphone. Tampak pria yang akan divaksin membuka lengan bajunya. Sesaat kemudian, petugas mengarahkan jarum ke belakang pria yang divaksin. Jarumnya sama sekali tidak mengenai tubuh.

Memanfaatkan situs padanan gambar Yandex, rekaman CCTV itu ternyata hanyalah simulasi untuk kepentingan dokumentasi dari pihak yang divaksin. Pada saat vaksin benar-benar disuntikkan, pria itu lupa meminta orang lain untuk membuat dokumentasi videonya. Akhirnya, dia meminta tenaga kesehatan pura-pura menyuntikkan vaksin lagi dan direkam dengan menggunakan smartphone.

Capture rekaman CCTV itu pernah diulas situs berbahasa Rusia, newsru.co.il, pada 2 Maret 2021. Disebutkan bahwa vaksinasi dilaksanakan oleh Magen David Adom (Mada) di pusat perbelanjaan Bat Yam. Mada adalah sebuah lembaga layanan darurat medis, bencana, ambulans, dan bank darah di Israel.

Baca :  Tetap Terima Vaksin Sinovac tapi Belum Diizinkan, Ini Alasan Singapura - AEOmedia

Dalam penjelasannya, Mada membantah tudingan bahwa pihaknya tidak menyuntikkan vaksin ke pasien. Mereka mengklaim telah memberikan lebih dari 1 juta vaksin kepada orang Israel dari waktu ke waktu sesuai dengan permintaan. Termasuk merekam proses vaksinasi dalam bentuk foto dan video.

Dalam kasus rekaman CCTV yang beredar, pihak Mada mengklarifikasi bahwa pasien sebenarnya sudah divaksin. Namun, pasien itu tidak sempat membuat videonya. ”Karena itu, pasien meminta staf Mada membuat simulasi injeksi dengan jarum suntik kosong untuk dibuat videonya. Klaim bahwa itu adalah jarum suntik yang diisi sama sekali tidak benar,” terang staf Mada. Anda dapat membacanya di bit.do/SimulasiUlang.

Baca juga: Nazaruddin ke Kubu Moeldoko, Kubu AHY: Yang Waras Pasti Takkan Minat

Baca :  Tingkatkan Kemanjuran, Tiongkok Pertimbangkan Campur Vaksin Covid - AEOmedia

FAKTA

Video tentang pura-pura menyuntikkan vaksin itu dibuat atas permintaan pasien untuk direkam. Sebab, saat vaksinasi dilakukan sebelumnya, pasien tersebut tidak sempat membuat rekamannya.

Saksikan video menarik berikut ini:

Kesimpulan
Dari sedikit informasi di atas semoga memberikan tambahan mengenai anda dari apa yang sajikan saat ini. Semoga artikel yang membahas Salah Narasi soal Video Vaksinasi Covid-19 di Israel Ini menjadikan anda semakin tertarik dengan sangat mudah dapat info detail dari internet.

Artikel di kutip dari berbagai sumber dan kami rangkum kembali dengan bahasa yang sebaik mungkin. dan jangan lupa share postingan ini ke sosial media kalian.
Repost for: AEOmedia.com

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here